Polres Jember sosialisasikan PPKM mikro saat patroli pengamanan Imlek

Polres Jember sosialisasikan PPKM mikro saat patroli pengamanan Imlek

Anggota Sabhara Polres Jember bersiaga di tempat ibadah yang biasanya digunakan untuk perayaan Tahun Baru Imlek di Jember, Jumat (12/2/2021). ANTARA/ HO - Polres Jember.

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Anggota Polres Jember melaksanakan sosialisasi pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro saat melakukan patroli cipta kondisi kamtibmas dalam rangka pengamanan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat.

Puluhan personel Satuan Sabhara Polres Jember melakukan patroli di sejumlah tempat ibadah seperti Vihara Dhamma Meta Jember, Perumahan Sempusari Jalan Majapahit AE-1 dan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San, di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti.

Baca juga: Panglima TNI instruksikan "bombardir" kampung zona merah di Jatim

"Kami memberikan imbauan protokol kesehatan di tempat ibadah saat pelaksanaan PPKM skala mikro yang meliputi batasan dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah yakni maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan ibadah," kata Kasat Sabhara Polres Jember AKP Eko Basuki di Jember.

Menurut dia, pengelola tempat ibadah diminta mengatur jumlah jamaah yang masuk rumah ibadah dalam waktu bersamaan, sehingga protokol kesehatan jaga jarak bisa dilakukan dengan mudah.

"Selain itu, waktu ibadah juga dipersingkat namun tanpa mengurangi kesempurnaan ibadah saat Tahun Baru Imlek," tuturnya.

Baca juga: Gubernur Jatim: Seluruh daerah laksanakan PPKM Mikro berbasis RT/RW

Ia mengatakan protokol umum lainnya seperti mengenakan masker dan menjaga kebersihan juga wajib dilakukan, kemudian melakukan pembersihan dan disinfeksi ruang ibadah secara berkala (sebelum dan sesudah dilaksanakannya kegiatan keagamaan) atau sarana yang banyak disentuh jamaah seperti pegangan pintu, pegangan tangga, dan fasilitasnya lainnya.

"Pihak pengelola tempat ibadah wajib menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun atau 'hand sanitizer' di lokasi yang mudah diakses oleh jamaah, seperti di pintu masuk atau dekat kotak amal," katanya.

Eko mengatakan lantai rumah ibadah tidak menggunakan karpet dan melakukan pengaturan jumlah jamaah dalam waktu bersamaan untuk memudahkan penerapan jaga jarak serta mengimbau kepada semua jamaah untuk membawa peralatan ibadah sendiri.

Baca juga: Mendagri terbitkan PPKM Mikro, Posko COVID-19 tingkat RT/RW

Pantauan di lapangan, sejumlah vihara atau kelenteng meniadakan kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dan mematuhi imbauan pemerintah.
 

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polisi genjot capaian vaksinasi COVID-19 di perdesaan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar