Tingkatkan daya saing, WIKA Ikon gandeng Freyssinet

Tingkatkan daya saing, WIKA Ikon gandeng Freyssinet

Direktur Utama WIKA IKON Dwi Johardian (kanan) bersama Direktur Utama Freyssinet Vincent J. Bernier menunjukan nota kesepahaman antara kedua belah pihak. ANTARA.

Majalengka (ANTARA) – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) yang merupakan anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melakukan penandatanganan kerja sama dengan anak perusahaan VINCI Construction asal Perancis yaitu PT Freyssinet Total Technology (Freyssinet) di Pabrikasi Baja Majalengka, Kamis.

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, meningkatkan daya saing secara teknis dan komersial produk konstruksi serta menjadi pemain terdepan dan terutama untuk pekerjaan konstruksi pendukung jembatan bentang panjang/khusus baik di dalam maupun luar negeri.

Direktur Utama WIKA IKON Dwi Johardian mengatakan bentuk kerjasama meliputi produksi dan perakitan produk Freyssinet yaitu Lead Rubber Bearing (LRB) dan High-Damping Bearing (HDRB) dengan lokasi produksi di Pabrikasi Baja Majalengka.

"Produk ini merupakan produk yang digunakan untuk bantalan jembatan dengan area pemasaran di dalam maupun di luar negeri," ujar Dwi.

Dwi melanjutkan, kerjasama ini merupakan kerjasama yang kedua antara WIKA IKON dengan perusahaan asal Prancis.

"Sebelumnya WIKA IKON telah menjalin kerjasama teknologi dan inovasi dari produk girder baja yaitu Jembatan Modular Unibridge dengan PT Matiere Bridge Building Indonesia (Matiere)," ungkapnya.

Jembatan modular ini memiliki kemudahan pemasangan/instalasi dengan sistem sambungan ears dan pin, produk Unibridge relatif ringan dan mampu menjawab tantangan konstruksi jembatan dari segi wilayah juga segi efektivitas penggunaan alat berat untuk instalasi girder.

Kerjasama yang sudah terjalin antara kedua Perusahaan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari Pemerintah Prancis dengan tinjauan proses produksi pabrikasi baja di Pabrik Baja Tangerang oleh Menteri Delegasi Perdagangan Luar Negeri dan Daya Tarik Perancis Frank Riester pada tanggal 15 Desember 2020. Langkah ini diyakini akan memberikan manfaat pada peningkatan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pembangunan proyek strategis nasional sekaligus mendukung operasi bisnis antara ke dua negara. 

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar