Liga Inggris

Guardiola bantah punya peran di balik melesatnya karir Arteta

Guardiola bantah punya peran di balik melesatnya karir Arteta

Manajer Manchester City Pep Guardiola (kiri) saat masih bersama assistan Mikel Arteta yang kemudian menjadi manajer Arsenal, terabadikan dalam foto 30 September 2019 d City Football Academy di Manchester, Inggris. (Photo by Lindsey Parnaby / AFP) (AFP/LINDSEY PARNABY)

Saya tak tahu apakah saya telah mempengaruhi dia
Jakarta (ANTARA) - Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan dia tak memiliki pengaruh apa pun kepada mantan asistennya Mikel Arteta dan bahwa pelatih Arsenal yang rekan senegaranya itu harus dipuji atas prestasinya bersama klub London utara itu.

Arteta ditunjuk sebagai manajer Arsenal pada Desember 2019 setelah bersama Guardiola mengantarkan City memenangkan dua gelar juara Liga Premier, satu Piala FA, dan dua Piala Liga.

Musim lalu Arteta mengantarkan Arsenal mencatat rekor gelar Piala FA yang ke-14, tetapi saat ini mendapatkan tekanan setelah Arsenal menempati urutan ke-10 dalam klasemen liga setelah 24 kali bertanding.

Baca juga: Guardiola minta Arsenal percaya pada Arteta

"Saya tak tahu apakah saya telah mempengaruhi dia," kata Guardiola kepada wartawan menjelang perjalanan Liga Premier melawan Arsenal dua hari mendatang. "Dia tak butuh bantuan."

"Saya tak punya pengaruh. Apa yang dia lakukan, segala pujian untuk dia. Yang bisa saya katakan adalah bulan-bulan terakhir menunjukkan kepada saya bahwa semua manajer membutuhkan waktu dan tak terkecuali dia."

Arsenal hanya menang satu kali dalam lima pertandingan terakhir mereka, tapi Guardiola mengatakan hasil baru-baru ini tak mencerminkan performa penuh klub itu.

Baca juga: Perasaan Mikel Arteta campur aduk jelang lawan Manchester City
Baca juga: Mikel Arteta sang penakluk


"Dalam dua bulan terakhir setiap pertandingan yang dimainkan, Arsenal lebih baik dari lawannya. Kami bermain demi hasil dan kadang Anda kalah, Anda tak bisa mengendalikanya," kata dia seperti dikutip Reuters. "Di masa depan, mereka akan menjadi pesaing nyata dalam merebut gelar."

Phil Foden telah menjadi salah satu pemain City yang menonjol musim ini dan Guardiola mengatakan masih banyak lagi yang akan muncul dari pemain serba bisa berusia 20 tahun itu.

"Dia butuh waktu. Dia masih sangat muda," kata Guardiola. "Ketika Anda bermain sebagai pemain sayap, Anda harus bermain dengan satu tempo dan saat Anda bermain di dalam, Anda harus bermain dalam tempo lain. Ketika dia mencapai keseimbangan seperti ini, maka dia akan 10 kali lebih hebat."

Baca juga: Klasemen Liga Inggris: City rebut puncak seusai laga tengah pekan
Baca juga: Sterling jadi pembeda Manchester City atas Arsenal
Baca juga: Arteta bangga Arsenal bisa kalahkan dua tim besar selang tiga hari


 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar