99 persen listrik pelanggan korban banjir Jakarta sudah dipulihkan

99 persen listrik pelanggan korban banjir Jakarta sudah dipulihkan

Petugas PLN melakukan pengecekan gardu listrik di lokasi banjir di wilayah Jakarta. (ANTARA/HO-PLN Jakarta).

saat ini listrik yang masih dinonaktifkan itu tidak sampai satu persen
Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah memulihkan pasokan listrik kepada 99 persen dari total 4,7 juta lebih pelanggan di Jakarta dan sekitarnya karena banjir Jakarta pada Sabtu (20/2), Senin.

"PLN berhasil menyalakan listrik kembali 99 persen pelanggan korban banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan, dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Hingga Senin siang, total 492 gardu korban banjir telah menyala dan lebih dari 145 ribu pelanggan kini telah menerima kembali aliran listrik PLN.

Pemulihan dilakukan setelah PLN memastikan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat dari ancaman sengatan listrik saat terjadi banjir.

“Alhamdulillah, dari semalam hingga pagi ini progressnya luar biasa karena banjir juga sudah mulai surut. Begitu wilayah pelanggan sudah tidak tergenang, gardu sudah kita cek dan bersihkan serta sudah mendapat persetujuan langsung, kita nyalakan,” katanya.

Baca juga: 65 dari 337 unit gardu PLN yang terdampak banjir telah dipulihkan

Sebelum menyalakan aliran listrik, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena banjir.

PLN akan melakukan pemulihan listrik di lokasi banjir apabila semua jaringan listrik, baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik, serta kedua belah pihak yaitu PLN dan Tokoh Masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik.

Sebelumnya diberitakan, akibat hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat (19/2) hingga Sabtu (20/2) menyebabkan beberapa lokasi masih tergenang banjir.

Total 500 gardu terkena banjir sehingga demi keselamatan warga aliran listrik untuk 146 ribu pelanggan dinonaktifkan.

"Total pelanggan PLN UID Jakarta Raya mencapai 4,7 juta. Dan yang saat ini listriknya masih dinonaktifkan itu tidak sampai satu persen saja. Meski begitu, petugas kami masih terus bersiaga,” kata Doddy.

Baca juga: PLN Jakarta kawal pasokan listrik di wilayah terdampak banjir

Adapun wilayah yang saat ini masih terkena dampak yaitu di sebagian wilayah Kemang, Kantor LIPI, Warung Buncit, Kalimalang dan sekitarnya.

Memasuki musim hujan dan cuaca ekstrem, PLN telah menyiagakan 38 perahu karet guna membantu pengamanan kelistrikan saat banjir.

Selain itu PLN juga menyiagakan 2.371 personel tersebar di 34 posko, sepuluh unit genset, 41 unit UPS, 23 unit gardu bergerak, tujuh unit kabel bergerak, 15 unit trafo bergerak serta tujuh kendaraan deteksi dan operasional di DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Petugas masih terus kami siagakan, karena informasi dari BMKG, potensi hujan lebat masih bisa terjadi. Namun kita berharap semua tetap aman dan banjir tidak terjadi,” kata Doddy.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir.

Baca juga: Ribuan personel PLN disiagakan di lokasi banjir

"Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari mini circuit breaker' (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile," katanya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Begini keadaan KRL saat PSBB DKI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar