Babel usulkan delapan proyek strategis ke Menteri ATR

Babel usulkan delapan proyek strategis ke Menteri ATR

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan saat Rapat Koordinasi Menteri BPN dengan Gubernur se-Indonesia melalui aplikasi zoom. ANTARA/Aprionis

Kita berharap delapan proyek prioritas ini disetujui pemerintah pusat dan dapat direalisasikan tahun ini
Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan delapan proyek prioritas strategis ke Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), guna mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pasca pandemi COVID-19.

"Kita berharap delapan proyek prioritas ini disetujui pemerintah pusat dan dapat direalisasikan tahun ini," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan saat Rapat Koordinasi Menteri BPN dengan Gubernur se-Indonesia melalui aplikasi zoom di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan delapan proyek prioritas yang diusulkan diantaranya penyediaan air baku di kawasan strategis Desa Batu Mentas Kabupaten Belitung, guna mendukung Kawasan Stategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Kelayang Belitung dalam jangka menengah.

"Dengan adanya air baku yang memadai publik dan penyediaan air bersih layak minum pada kawasan pariwisata, tentunya akan menarik wisatawan sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah di negeri laskar pelangi itu," katanya.

Selain itu, usulan proyek pembangunan Jembatan Pilang di Kabupaten Belitung yang difungsikan untuk meningkatkan konektivitas daerah dan memperlancar arus mobilisasi serta keamanan transportasi guna mendukung perekonomian daerah. Akses jalan Kawasan Irigasi (KI) Sadai yang terintegrasi dari Trans Bangka yang segera dimulai pada 2021.

"Kita akan mengintegrasikan jembatan Sadai dengan jembatan Sumatera seperti yang sudah kita sepakati dengan Gubernur Sumsel. Nantinya akan tercipta aksesibilitas KI Sadai dengan kawasan Food Estate Batu Betumpang," ujarnya.

Menurut dia, proyek prioritas yang mendukung pola sebaran perkebunan lokal untuk kawasan lada, pala dan cengkeh yang merupakan komoditas lokal dan sudah menjadi budaya bagi masyarakat Babel.

Selanjutnya, proyek penyediaan air baku di Kota Pangkalpinang, penyediaan Daerah Irigasi (DI) di Desa Rias, dan pembangunan pelabuhan penyeberangan Pulau Pongok.

"Mudah-mudahan pembangunan proyek prioritas Pemprov Babel ini terealisasi tahun ini, sehingga Babel sebagai destinasi pariwisata prioritas di Indonesia dan dunia," katanya.

Baca juga: Gubernur Babel instruksikan pelabuhan beroperasi 24 jam

Baca juga: Gubernur Babel usulkan Belitung masuk dalam destinasi super prioritas

Baca juga: Gubernur Babel: Penangkaran penyu Desa Guntung jadi wisata edukasi

 

Pewarta: Aprionis
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Aplikasi Sinar upaya penerapan prokes layanan publik di Babel

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar