Wali Kota Makassar memerintahkan segera bayar TPP ASN

Wali Kota Makassar memerintahkan segera bayar TPP ASN

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. (ANTARA/Muh Hasanuddin)

Saya sudah perintahkan BPKAD untuk segera bayarkan TPP-nya pegawai
Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memerintahkan Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Makassar segera membayarkan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sejak Januari-Februari 2021 belum dibayarkan.

"Saya sudah perintahkan BPKAD untuk segera bayarkan TPP-nya pegawai, karena itu adalah haknya mereka," ujar Moh Ramdhan Pomanto, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.

Ia mengatakan, tunjangan tambahan pegawai menjadi hak bagi setiap aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja maksimal sesuai dengan kinerjanya.

Danny Pomanto menerangkan, dirinya sebelum dilantik menjadi wali kota periode kedua, banyak mendapat keluhan karena belum dicairkannya TPP tersebut.

Namun, dirinya menyatakan jika pembayaran TPP akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, apalagi di tengah pandemi COVID-19.

"Itu haknya mereka. Tidak boleh ditahan. Keringat mereka harus dibayarkan segera. Saya minta kepada Plt BPKAD untuk proses pencairannya," katanya lagi.

Pelaksana Tugas BPKAD Makassar Helmi Budiman juga membenarkan hal tersebut. Ia menuturkan jika anggaran pencairan tunjangan TPP Pemkot Makassar sudah siap.

"Alhamdulillah dana kami sudah siap untuk membayarkan tunjangan TPP di Makassar. Anggaran ini akan kami alokasikan untuk membayar TPP untuk bulan Januari dan Februari," ujarnya pula.

Mengenai waktu pencairan TPP para ASN Pemkot Makassar itu, ia tidak bisa memastikan harinya. Namun, dia memastikan akan segera memproses anggarannya jika semua organisasi perangkat daerah (OPD) telah melaporkan data-datanya.

"Sesegera mungkin akan kami kucurkan dananya jika semua OPD telah memberikan datanya pada kami. Jika semuanya sudah diberikan, maka pencairan tunjangan TPP sudah bisa segera diproses," ujar dia pula.
Baca juga: PNS Sultra mangkir usai Lebaran dipotong TPP
Baca juga: TPP PNS Kudus dipotong 2,5 persen untuk penanganan virus corona

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar