"The Falcon and the Winter Soldier" jelajahi cerita setelah "Endgame"

"The Falcon and the Winter Soldier" jelajahi cerita setelah "Endgame"

"The Falcon and the Winter Soldier" (2021) (ANTARA/Disney+)

Jakarta (ANTARA) - Setelah sukses dengan serial original pertamanya yaitu "WandaVision", Marvel kembali memperluas semesta sinematiknya melalui serial "The Falcon and the Winter Soldier".

Sesuai judulnya, serial original Marvel Studios kedua ini akan berfokus pada dua lakon utamanya, The Falcon / Sam Wilson (Anthony Mackie) dan The Winter Soldier / Bucky Barnes (Sebastian Stan), menjelajahi karakter dan kisah baru mereka setelah film pamungkas fase ketiga MCU, "Avengers: Endgame" (2019).

Aktor utama serial, Anthony Mackie mengatakan bahwa akhir dari "Avengers: Endgame" memegang peranan penting akan bagaimana karakter-karakter Marvel yang tersisa bertumbuh.

"'Endgame' adalah momen di mana perubahan besar terjadi di MCU. Cakupan dan dampak dari film itu sangat besar," kata Mackie dalam konferensi pers global "The Falcon and The Winter Soldier" yang digelar daring, dikutip Senin.

Baca juga: Marvel tunda syuting untuk serial Disney Plus karena corona

Baca juga: "Avatar" siap salip "Avengers: Endgame" jadi film terlaris dunia


Lebih lanjut, Mackie mengatakan bahwa kisah dua Avengers "veteran" yang diangkat melalui format serial bisa dibilang menjadi cara penonton untuk mengenal duo ini lebih jauh lagi.
"The Falcon and the Winter Soldier" (2021). (ANTARA/Disney+)


"Serial memungkinkan kita untuk kembali menyelami latar belakang, hingga keluarga Sam (Wilson). Kami ingin audiens lebih mengenal karakter-karakter ini, dan memberikan mereka hubungan yang dekat -- yang telah kami bangun selama 10 tahun lebih," ujar dia.

Ketika disinggung mengenai adanya beban tokoh Sam Wilson untuk menggantikan sosok Captain America / Steve Rogers, Mackie mengaku perasaannya cukup campur-aduk.

"Sam, dalam perjalanannya sebagai Avengers, ia bersama Captain America di enam film, dan ia melihat Steve sebagai sosok yang ia hormati, mengapresiasi persahabatan mereka," kata Mackie.

"Kita (penggemar) tidak ingin melihat Cap pergi, pun dengan Sam. Steve adalah kapten bagi Sam. Maka dari itu, di adegan terakhir Sam dan Cap di 'Endgame', ia ragu ketika menerima tameng (shield) Captain America. Sam adalah pria dan penggemar Captain America, sama seperti kita semua," imbuhnya.

Ulasan singkat

ANTARA berkesempatan untuk menyaksikan episode perdana dari serial ini beberapa waktu lalu. Berikut adalah reaksi dan impresi pertama ANTARA untuk "The Falcon and the Winter Soldier".

"The Falcon and the Winter Soldier" mengikuti duo heroik saat mereka bekerja sama dan bergulat dengan dunia di mana Steve Rogers bukan lagi Captain America.
 
"The Falcon and the Winter Soldier" (2021). (ANTARA/Disney+)


Premis utama serial ini adalah keduanya berada di dalam sebuah petualangan seru yang menguji kemampuan dan kesabaran mereka untuk melawan kelompok anti-patriotisme Flag-Smashers.

Episode pertama "The Falcon and The Winter Soldier" terasa seperti film Marvel dalam skala besar, bahkan bisa dibilang memiliki skala yang lebih dari "WandaVision".

Babak pembuka yang penuh aksi terasa seperti awal adegan film MCU yang besar, dengan cerita terasa memiliki hubungan erat dan signifikan dengan dunia MCU pasca-"Endgame".

Selain Mackie dan Sebastian Stan, "The Falcon and The Winter Soldier" juga dibintangi oleh Daniel Brühl sebagai Zemo, Emily VanCamp sebagai Sharon Carter, dan Wyatt Russell sebagai John Walker.

Disutradarai oleh Kari Skogland bersama Malcolm Spellman sebagai penulis naskah, serial ini akan hadir mulai 19 Maret 2021 di layanan streaming Disney+ Hotstar.

Baca juga: Disney umumkan tanggal tayang "Loki" hingga "High School Musical"

Baca juga: "The Falcon and The Winter Soldier" bakal tayang 19 Maret 2021

Baca juga: Produksi "Falcon and Winter Soldier" ditunda tanpa batas waktu

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar