Kasus melonjak, Wali Kota Batam minta warga kompak lawan COVID-19

Kasus melonjak, Wali Kota Batam minta warga kompak lawan COVID-19

Wali Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Rudi. (FOTO ANTARA/ Yuniati Jannatun Naim)

Di Batam ada tambahan 22 orang terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga jumlah totalnya mencapai 6.302 orang
Batam (ANTARA) - Wali Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Rudi meminta warganya kompak bahu-membahu melawan COVID-19 dengan memutus mata rantai penularannya, seiring dengan melonjaknya lagi kasus warga setempat yang terkonfirmasi positif.

"Mari kita bahu-membahu memutus mata rantai penyebaran COVID-19," katanya di Batam, Jumat.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Batam menyebutkan ada tambahan 22 orang terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga jumlah totalnya mencapai 6.302 orang

Menurut Wali Kota masyarakat diminta menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi yang tengah dijalankan pemerintah.

Ia mengatakan, apabila penularan COVID-19 dapat dikendalikan dan pandemi mereda, maka ekonomi akan dapat meningkat kembali.

Karenanya ia mengajak masyarakat disiplin menjalankan 3M, mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

"Kalau pandemi teratasi, ekonomi bangkit. Orang-orang akan datang dan pariwisata membaik. Maka, pendapatan daerah akan membaik," kata Muhammad Rudi.

Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Batam mencatat tambahan 22 orang terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga jumlah totalnya mencapai 6.302 orang.

"Tambahan sembuh 10 orang, hingga totalnya 5.945 orang," kata Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas penanganan COVID-19 Batam dr Didi Kusmarjadi.

Sedangkan total meninggal mencapai 156 orang dan 201 orang masih dalam perawatan.

Penambahan itu membuat empat kecamatan di Batam zona merah yaitu Sekupang, Lubuk Baja, Sei Beduk, dan Batam Kota.

Kemudian tiga kecamatan zona merah muda yaitu Batuaji, Sagulung, dan Bengkong, serta dua kecamatan zona kuning yaitu Batuampar dan Nongsa.

Sedangkan tiga kecamatan lainnya zona hijau, yaitu Belakangpadang, Bulang, dan Galang, Ketiganya merupakan wilayah pulau-pulau penyangga.

"Tingkat kesembuhan mencapai 94,335 persen, tingkat kematian 2,475 persen, dan tingkat kasus aktif 3,189 persen," demikian Didi Ksumarjadi.

Baca juga: Siswa positif COVID-19, satu sekolah tatap muka di Batam ditutup lagi

Baca juga: Batam targetkan seluruh warga divaksin COVID-19 akhir 2021

Baca juga: 1.760 imam masjid dan mubalig di Batam jalani vaksinasi COVID-19

Baca juga: Pemkot Batam lanjutkan pembelajaran tatap muka di sekolah

 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar