Polda Metro manfaatkan Operasi Keselamatan sosialisasi larangan mudik

Polda Metro manfaatkan Operasi Keselamatan sosialisasi larangan mudik

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (tengah) berikan keterangan kepada wartawan dalam apel Operasi Keselamatan Jaya 2021 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (12/4/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat.

nyok kita bareng tinggal di Jakarta
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya akan memanfaatkan Operasi Keselamatan Jaya 2021 hingga 25 April 2021 untuk menyosialisasikan kebijakan larangan mudik.

"Adapun sasaran Operasi Keselamatan Jaya adalah menyosialisasikan larangan mudik dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin

Fadil juga mengatakan Operasi Keselamatan Jaya 2021 ini sebagai persiapan jelang diberlakukannya larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Operasi ini juga bertujuan mengatasi gangguan ketertiban yang ditimbulkan oleh prilaku berkendara yang berisiko.

"Meminimalisir gangguan kamtibmas seperti balap liar dan polusi suara knalpot bising dan melaksanakan manajemen lalu lintas dalam mengantisipasi arus mudik," tambahnya.

Baca juga: Riza: Penutupan terminal bus AKAP untuk kurangi mobilitas warga

Lebih lanjut dia mengatakan operasi ini tidak hanya soal larangan mudik dan protokol kesehatan, tetapi juga menyoroti tertib berlalu lintas dan kegiatan kemanusiaan dengan membagikan masker dan melaksanakan tes usap antigen gratis dan bakti sosial kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria menyambut baik dan sepenuhnya mendukung Operasi Keselamatan Jaya 2021 yang digelar jelang bulan suci Ramadhan.

"Tentu kami atas nama Pemprov DKI Jakarta menyambut baik dan bersyukur atas digelarnya Operasi Keselamatan Jaya 2021 dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 dan menjaga keselamatan warga di jalan pada bulan suci Ramadhan," tambahnya.

Dia juga optimis operasi yang digelar oleh TNI-POlri dan jajaran Pemprov DKI Jakarta ini dapat meyakinkan warga Jakarta untuk tidak mudik sebagaimana sudah disampaikan.

"Seluruh warga kami minta, untuk tetap berada di rumah karena tempat terbaik ada di rumah. Seperti program Pak Kapolda 'nyok kita bareng tinggal di Jakarta'. Saya kira ini program dan gagasan yang baik," ujar Riza.

Baca juga: DKI tutup seluruh terminal bus AKAP selama larangan mudik

Menurut dia, semua pihak sudah siap menunjukkan kesungguhan dan keseriusan jajaran aparat untuk mendukung program yang sudah disampaikan pemerintah pusat dalam rangka pencegahan penyebaran virus COVID-19 dan memastikan keselamatan seluruh warga," katanya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polrestabes Semarang tempelkan stiker di kendaraan tujuan Jakarta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar