Anti Hoax

Hoaks! TNI tembak siswa SMA di Papua

Hoaks! TNI tembak siswa SMA di Papua

Anggota Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) diperlihatkan ketika menyerahkan diri kepada Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328/Dirgahayu di Skouw, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Sabtu (25/1/2019). Sebanyak empat anggota TPN/OPM pimpinan Mathias Wenda menyerahkan diri untuk kembali ke NKRI serta menyerahkan sepucuk senjata api organik jenis M16 beserta amunisi. ANTARA FOTO/Gusti Tanati

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah narasi beredar di media sosial yang menyebut TNI telah menembak seorang siswa SMA bernama Ali Mom pada 15 April 2021.

Unggahan di Facebook tersebut disertai video singkat seorang berseragam sekolah putih abu-abu sedang terbaring di lapangan.

Tampak di video, orang berseragam sekolah itu juga dikelilingi sejumlah orang.

Pengunggah di Facebook itu juga memberikan narasi sebagai berikut:
"Pelanggaran HAM terus terjadi di kab puncak papau yang di lakuna oleh TNI/POLRI terhadap warga sipil setempat di kab puncak Papua di mana kehadilan bagi rakyat,
Penembakan mati terhadap siswa SMA, Ali mom pada hari kamis 15/04/2022”.


Namun, benarkah TNI menembak siswa SMA di Papua?
 
Tangkapan layar hoaks TNI menembak anak SMA di Papua. (Facebook)


Penjelasan:

Mengacu pemberitaan CNN Indonesia berjudul "OPM Akui Tembak Anak SMA di Papua, Tuding Anggota Intelijen", penembak siswa SMA tersebut bukanlah TNI melainkan OPM.

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan Ali Mom ditembak karena dianggap menghasut masyarakat untuk tidak mendukung perjuangan Papua merdeka.

Sebby mengatakan pasukan yang menembak mati korban itu mengetahui identitas Ali sebagai masyarakat sipil dan sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Ilaga.

Klaim: TNI tembak siswa SMA di Papua
Rating: Hoaks

Cek fakta: Menag hanya meminta masyarakat tenang terhadap Jozeph Paul Zhang? Cek faktanya!

Cek fakta: Penyintas COVID-19 boleh divaksin setelah isolasi 10 hari? Ini faktanya

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menkominfo ingatkan masyarakat tak sulut hoaks, jelang putusan MK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar