Spanyol pastikan atlet Olimpiade disuntik vaksin COVID-19

Spanyol pastikan atlet Olimpiade disuntik vaksin COVID-19

Jembatan Pelangi dan Menara Tokyo bercahaya dengan warna Olimpiade untuk memperingati hitung mundur 100 hari menuju Olimpiade Tokyo 2020 yang telah ditunda ke tahun 2021 akibat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19), di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/hp/cfo

Jakarta (ANTARA) - Presiden Dewan Olahraga Nasional Spanyol Jose Manuel Franco mengatakan semua atlet Spanyol yang berlaga dalam Olimpiade Tokyo tahun ini akan divaksinasi COVID-19 sebelum berangkat ke Jepang.

"Ada kepastian mutlak bahwa atlet kami akan divaksinasi secara tepat waktu dan benar, dengan semua jaminan, dan tentu saja mereka akan pergi ke Olimpiade dengan semua jaminan kesehatan yang diperlukan," kata Franco seperti dikutip dari Reuters, Rabu.

Franco mengatakan pihak berwenang berusaha meminimalisir gangguan dalam memberikan vaksinasi yang mungkin berarti vaksinasi dilakukan di rumah atlet bukan di markas Komite Olimpiade Spanyol di Madrid.

Sementara itu, pekan lalu, Komite Olimpiade Prancis (CNOSF) memastikan semua atlet Prancis mendapatkan vaksin COVID-19 sebelum Olimpiade Tokyo diselenggarakan tahun ini.

Vaksinasi untuk atlet Prancis akan dimulai akhir April atau awal Mei.

Delegasi Prancis yang diperkirakan terdiri dari sekitar 1.000 orang akan melakukan perjalanan ke Tokyo dan bertarung memperebutkan medali dalam Olimpiade yang digelar mulai 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Senin pekan ini Belgia mengatakan sekitar 225 atlet yang akan turut serta dalam Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo musim panas tabun ini akan segera diberikan vaksin COVID-19 dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Penyelenggara Olimpiade Tokyo tunda keputusan batasan jumlah penonton

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Keppres pencalonan Olimpiade 2032 buat NOC dapat bergerak gesit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar