Kominfo kembangkan penguatan keterampilan digital perempuan

Kominfo kembangkan penguatan keterampilan digital perempuan

Menkominfo Johnny G Plate. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya meningkatkan kesetaraan dalam pemanfaatan teknologi dan transformasi digital yang inklusif, termasuk untuk perempuan.

"Di titik ini lah kami di Kementerian Kominfo mengambil peran untuk terus memberdayakan perempuan Indonesia melalui berbagai program penguatan keterampilan di sektor ekonomi digital, baik itu melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, Digital Talent Scholarship, Startup Studio, serta program UMKM Go-Online," kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dalam keterangan pers, dikutip Kamis

Literasi digital melalui Siberkreasi merupakan program dasar untuk memperkuat keterampilan dasar masyarakat Indonesia. Kegiatan yang dapat mendukung kesetaraan gender terus dilakukan dengan menerapkan keseimbangan gender baik dari segi program, materi maupun pembicara.

Baca juga: Empat sektor prioritas wajib dikuatkan dorong digitalisasi nasional

Baca juga: Aksi Paul Zhang tidak bisa ditoleransi


"Beberapa kelas yang diadakan Siberkreasi juga mendorong partisipasi perempuan yang lebih besar di ranah ekonomi digital, seperti content creating, kelas podcast, kelas pemanfaatan platform untuk UMKM/UMi, dan lainnya," kata Johnny.

Selain itu, pelatihan virtual seperti Women in Digital Entrepreneurship, bagian dari program Digital Talent Scholarship untuk mencetak 22.000 wirausaha digital, juga menjadi langkah Kominfo untuk menumbuhkan partisipasi dan kontribusi perempuan untuk perekonomian digital.

Selama pandemi virus corona, Johnny melihat semakin banyak perempuan yang memanfaatkan teknologi digital. Mengutip hasil riset PBB, perempuan banyak menggunakan internet untuk berbisnis.

Sebanyak 54 persen perempuan menggunakan internet dalam memasarkan dan menjual produk usaha mikro, sementara laki-laki hanya 39 persen.

Johnny mengajak momentum Hari Kartini, yang jatuh setiap 21 April, digunakan untuk berjuang meningkatkan kesetaraan bagi perempuan khususnya di bidang teknologi digital.

"Dunia teknologi digital semakin membuka peluang dan membawa terang bagi para perempuan untuk melakukan apa yang diminatinya baik itu memilih untuk menjadi seorang istri yang luar biasa bagi keluarganya. Ibu dari para anak-anaknya dan menjadi Ibu membuka jendela dunia bagi keluarganya. Akademisi yang mencerdaskan bangsa pelaku usaha yang menopang kesejahteraan masyarakat maupun figur pada posisi-posisi strategis lainnya termasuk kepolisian dan TNI Tentara Nasional Republik Indonesia," kata Johnny.

Dia juga mengingatkan perlu kolaborasi inklusif, adil dan kuat untuk mewujudkan konektivitas yang menyatukan masyarakat dan memajukan bangsa, serta menuju Indonesia Terkoneksi: Semakin Digital, Semakin Maju.

Baca juga: Menkominfo: Pemerintah percepat kesetaraan di sektor digital

Baca juga: Kominfo dorong perempuan berwirausaha digital

Baca juga: Kominfo ajak perempuan kembangkan inovasi digital

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Melalui 5G, Telkomsel dorong trasformasi digital pendidikan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar