Huawei "I Do Care" bantu 30 panti asuhan

Huawei "I Do Care" bantu 30 panti asuhan

Program "I Do Care" Huawei Indonesia yang memberikan donasi kepada 30 panti asuhan dari 15 kota di Indonesia. ANTARA/HO-Huawei Indonesia.

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi Huawei menggelar program kepedulian bertajuk "I Do Care" dengan memberikan bantuan bagi 30 panti asuhan di 15 kota di Indonesia pada bulan Ramadhan ini.

Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia, mengatakan, program kepedulian tersebut sebagai apresiasi atas pertumbuhan Huawei bersama Indonesia selama 20 tahun terakhir. "Untuk berkontribusi kembali kepada Indonesia, kami meluncurkan serangkaian kampanye I Do, termasuk I Do Contribute, I do Collaborate, I do Care, dan I do Create."

Huawei Indonesia berharap, program ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang berada di panti asuhan yang terimbas oleh pandemi, sehingga mereka tetap dapat merasakan sukacita di hari kemenangan, kata Jacky Chen, dalam pernyataan resmi Huawei, dikutip Sabtu.

Baca juga: Huawei fokus ke infrastruktur TIK dan cloud pada 2021

Human Resources Director Huawei Indonesia, Dani K Ristandi, mengatakan kegiatan pemberian donasi ini di 15 kota di Indonesia yang masuk ke dalam empat wilayah kerja Huawei Indonesia.

Kelimabelas kota tersebut meliputi Jakarta, Bandung (wilayah Jawa bagian barat), Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Lombok dan Bali (wilayah Jawa bagian timur); Medan, Pekanbaru, Lampung, Palembang (wilayah Sumatera); Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak (wilayah Indonesia bagian utara).

Huawei mematuhi dan menjunjung tinggi protokol pencegahan penyebaran COVID-19 dalam pelaksanaan program ini.

Selain memberikan donasi bagi panti asuhan dalam program itu, Huawei selama ini juga telah mewujudkan komitmennya dalam bentuk pembangunan infrastruktur TIK hingga pengembangan SDM Digital Indonesia melalui program-program multiple helix bersama pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan komunitas.

Baca juga: Huawei berkomitmen bangun infrastruktur TIK dan SDM di Indonesia

Baca juga: Huawei: Atasi krisis semikonduktor dengan kolaborasi

Baca juga: Huawei belum ingin produksi mobil swakemudi

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Lanjutan upaya pembuktian bahwa Meng Wanzhou benar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar