Liga Champions

Zidane lega Real Madrid bermain imbang lawan Chelsea

Zidane lega Real Madrid bermain imbang lawan Chelsea

Zinedine Zidane saat memimpin timnya Real Madrid lawan Chelsea di leg pertama semifinal Liga Champions di Estadio Alfredo Di Stefano, Madrid, Spanyol pada 28 April 2021.(REUTERS/SUSANA VERA)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku lega bisa menyelesaikan pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions dengan hasil imbang 1-1 lawan Chelsea di Estadio Alfredo di Stefano, Rabu.

Zidane mengakui bahwa Chelsea mendominasi timnya di sebagian besar pertandingan.

Real tertinggal pada menit ke-14 oleh gol Christian Pulisic, tetapi mampu menyamakan kedudukan berkat tendangan brilian Karim Benzema pada menit ke-29
.
"Saya sangat senang dengan para pemain karena kami masih hidup," kata Zidane kepada wartawan usai pertandingan, yang dikutip Reuters.

"Kami sedikit kesulitan selama 25-30 menit pertama, tetapi kemudian kami meningkat dan jauh lebih baik di babak kedua dan memiliki kendali. Kami senang dengan apa yang kami lakukan dalam permainan secara keseluruhan."

Baca juga: Chelsea petik bekal gol tandang penting seusai imbangi Real Madrid 1-1
Baca juga: Tuchel: Chelsea seharusnya cetak setidaknya satu gol lagi di Madrid


Real telah melewati Liverpool dan Atalanta dalam dua pertandingan terakhir mereka di kandang, tetapi benar-benar diuji oleh permainan menekan Chelsea yang intens dan Zidane memuji tim asuhan Thomas Tuchel tersebut.

"Kami pandai menekan tim di atas lapangan, tetapi lawan kami sangat bagus, sangat kompetitif. Mereka memiliki 21 pertandingan dan tidak kebobolan dalam 16 pertandingan (sebelum pertandingan Rabu) dan mereka membuktikan alasannya. Mereka berada di semi- final karena suatu alasan," tambah pelatih asal Prancis itu.

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois setuju bahwa tim Liga Premier Inggris itu adalah tim yang lebih mengesankan. Namun, ia memperingatkan bahwa timnya akan membuat mereka berada di bawah tekanan pada leg kedua di London.

"Mereka lebih agresif dan lebih intens, kami ingin memulai permainan seperti yang mereka lakukan, mereka memberikan segalanya. Gol pertama datang pada saat yang sulit bagi kami, tetapi kami mampu mengangkat diri dan babak kedua tidak terlalu gila."

"Skor 1-1 berarti pertandingan pekan depan seperti final. Saya tidak berpikir itu akan berakhir 0-0 dan bila Chelsea duduk serta menunggu kami, mereka bisa membuat kesalahan besar," tutup kiper timnas Belgia tersebut.

Baca juga: Neymar tegaskan juara Liga Champions ambisi awalnya sejak gabung PSG
Baca juga: Guardiola ajak pemain City nikmati tekanan di semifinal Liga Champions

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Membentuk generasi pemain bola yang sportif sejak usia dini

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar