Menteri PPPA: Hardiknas momen ingatkan hak anak dapatkan pendidikan

Menteri PPPA: Hardiknas momen ingatkan hak anak dapatkan pendidikan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga (kedua kiri) bersama Anak Kelompok Rentan, di Jakarta Aquarium Safari, Minggu (2/5/2021). ANTARA/HO-Kemen PPPA

anak merupakan generasi penerus bangsa
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan Hari Pendidikan Nasional merupakan momen untuk mengingatkan hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan dimana pun berada.

"Masih ada anak-anak di luar sana yang membutuhkan edukasi dan pengenalan tentang alam dan lingkungan. Investasi paling berharga untuk negara adalah sumber daya manusianya. Anak merupakan generasi penerus bangsa," ujar Menteri Bintang dalam kunjungan kerja Menteri PPPA bersama Anak Kelompok Rentan, di Jakarta Aquarium Safari, Minggu.

Ia mengatakan kegiatan ini memberikan ruang seluas-luasnya kepada anak untuk menikmati tempat rekreasi yang indah sekaligus memperoleh wawasan, sehingga di masa depan dapat menginspirasi anak untuk meraih mimpinya.

Ia menambahkan anak-anak merupakan investasi paling berharga bagi negara, dan berhak mendapatkan pendidikan dimana pun mereka berada.

Baca juga: Hardiknas jadi momen suarakan pendidikan inklusif dan sekolah aman
Baca juga: Mendikbudristek Nadiem paparkan empat prioritas peningkatan pendidikan


Pada Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei itu, Menteri Bintang mendampingi 50 anak-anak kelompok rentan melakukan rekreasi sambil belajar agar lebih mengenal makhluk hidup di sekitar mereka, terutama biota laut di Jakarta Aquarium.

Dalam kesempatan itu, Menteri Bintang juga menyampaikan pentingnya pemenuhan hak anak untuk belajar, tumbuh kembang, mendapatkan perlindungan, dan berpartisipasi.

Oleh karenanya, lanjut dia, hal tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan memberikan kesempatan pada anak untuk menikmati sarana rekreasi dan edukasi, khususnya untuk lebih mengenal lingkungan di sekitar mereka.

Menteri Bintang mengajak seluruh orangtua, wali, dan dunia usaha untuk saling bergandengan tangan melahirkan generasi emas yang akan datang.

Baca juga: PGRI: Mundurnya pendidikan akibat abaikan nasihat Ki Hajar Dewantara
Baca juga: Reza Rahadian sebut partisipasi publik berperan majukan pendidikan


Dalam kesempatan sama, Putri Indonesia Lingkungan 2020, Putu Ayu Saraswati juga mengungkapkan betapa berharganya pengalaman yang dimiliki seorang anak dalam mewujudkan cita-cita di masa depan, seperti yang ia alami dahulu ketika berkunjung ke kebun binatang.

"Pertama kali saya jatuh cinta dengan lingkungan ketika berkunjung ke kebun binatang. Setelah itu, tumbuh kesadaran bahwa kita hidup di dunia ini tidak sendiri, melainkan ada makhluk lain di tempat kita tinggal," katanya.

Berangkat dari memori itu, ia ingin mengajak rombongan untuk merasakan apa yang dulu dirasakannya.

"Semoga adik-adik semua bisa belajar sebanyak-banyaknya. Lihat keindahan alam Indonesia yang kita punya, dan jangan takut bertanya untuk belajar lebih banyak," tutur Putu Ayu.

Selain mendampingi anak-anak untuk lebih mengenal biota laut, dalam kegiatan tersebut, Menteri Bintang juga berdialog dan bernyanyi bersama anak-anak. Menteri Bintang mengapresiasi Yayasan Puteri Indonesia dan pihak Jakarta Aquarium yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca juga: Puan sebut Hardiknas momentum hadirkan solusi anak putus sekolah
Baca juga: Nadiem: Hardiknas momentum hidupkan pemikiran Ki Hajar Dewantara


 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menteri PPPA: Desa ramah perempuan dan anak libatkan semua pihak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar