Rupiah ditutup menguat didorong perbaikan ekonomi domestik

Rupiah ditutup menguat didorong perbaikan ekonomi domestik

Karyawan menghitung uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Jumat (6/11/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

Penjualan mobil, konsumsi listrik, dan produksi semen yang meningkat juga memberikan adanya sinyal positif pemulihan ekonomi Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup menguat didorong perbaikan ekonomi domestik.

Rupiah ditutup menguat 116 poin atau 0,8 persen ke posisi Rp14.319 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.435 per dolar AS.

"Rupiah menguat cukup signifikan hari ini. Faktor pendorong kalau saya lihat memang sentimen publikasi data PDB Indonesia kuartal I 2021 yang menunjukkan perbaikan secara konsisten," kata analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Kamis.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan I 2021 masih tumbuh negatif atau mengalami kontraksi 0,74 sebesar persen (yoy).

Baca juga: Rupiah menguat seiring tertekannya imbal hasil obligasi AS

Namun, pertumbuhan tersebut mulai memperlihatkan tren yang menanjak sejak ekonomi triwulan II 2020 terkontraksi 5,32 persen.

Meski terkontraksi, tanda-tanda pemulihan ekonomi sudah terlihat pada triwulan I-2021 seperti membaiknya indeks penjualan ritel, indeks keyakinan konsumen maupun PMI manufaktur.

Kemudian, penjualan mobil, konsumsi listrik, dan produksi semen yang meningkat juga memberikan adanya sinyal positif pemulihan ekonomi Indonesia.

"Sementara dari luar negeri, dolar masih belum bergerak banyak. Pasar masih wait and see sinyal yang dikeluarkan The Fed terkait arah kebijakan moneter AS setelah banyaknya pihak yang mengatakan perlu ada penyesuaian arah kebijakan The Fed ke depan terkait dengan risiko kenaikan inflasi AS," ujar Rully.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang lainnya saat ini berada di posisi 91,101, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 91,308.

Baca juga: Dolar mundur dari tertinggi dua minggu jelang laporan pekerjaan

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kini berada di level 1,573 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,584 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.415 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.316 per dolar AS hingga Rp14.422 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis menguat menjadi Rp14.364 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.439 per dolar AS.

Baca juga: Yellen klarifikasi komentar suku bunga, emas balik menguat 8,3 dolar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Meraup banyak rupiah dari budi daya bonsai

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar