Ada tambahan 91 orang, positif COVID-19 di Aceh menjadi 12.340 kasus

Ada tambahan 91 orang, positif COVID-19 di Aceh menjadi 12.340 kasus

Tenaga medis membawa seorang pasien saat tiba di ruangan perawatan COVID-19 UGD Pinere Rumah Sakit Umum Daerah Aceh, Banda Aceh, Aceh, Senin (17/5/2021). (FOTO ANTARA/Ampelsa)

Kasus positif COVID-19 di Aceh bertambah lagi, dan kali ini paling banyak adalah warga Kota Banda Aceh, yakni 30 orang"
Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh menyebutkan ada penambahan 91 warga provinsi paling barat Indonesia itu yang terinfeksi positif COVID-19 pada Senin (17/5) ini sehingga jumlah totalnya naik mencapai sebanyak 12.340 kasus.

"Kasus positif COVID-19 di Aceh bertambah lagi, dan kali ini paling banyak adalah warga Kota Banda Aceh, yakni 30 orang" kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Senin.

Dia menjelaskan puluhan kasus baru itu meliputi warga Banda Aceh 30 orang, Aceh Besar 11 orang, Gayo Lues 10 orang, Pidie tujuh orang, Aceh Timur lima orang, Bireuen empat orang serta masing-masing tiga orang warga Lhokseumawe dan Aceh Selatan.

Selanjutnya, warga Aceh Tengah dan Bener Meriah dua orang serta satu warga asal Aceh Tamiang, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat dan warga Aceh Singkil. Sisanya sembilan orang merupakan warga asal dari luar daerah Aceh.

Selain itu, kata dia, per Senin ini juga terdapat penambahan 22 penderita COVID-19 yang sembuh meliputi warga Aceh Jaya 12 orang, Lhokseumawe enam orang dan masing-masing satu orang warga Bireuen, Banda Aceh, Sabang dan warga Aceh Barat Daya.

"Dan lima orang yang dilaporkan meninggal dunia dalam waktu 24 jam terakhir, masing-masing warga Pidie dua orang, warga Langsa satu orang, warga Banda Aceh satu orang dan warga Aceh Jayas satu orang," katanya.

Menurut dia masyarakat perlu mengetahui perkembangan data terbaru terkait kasus konfirmasi baru, kasus sembuh dan kasus meninggal dunia, agar mengetahui situasi pandemi di lingkungannya sehingga dapat menyikapinya dengan bijak.

“Makin banyak kasus positif di lingkungannya makin tinggi risiko tertular COVID-19 apabila mengabaikan protokol kesehatan,” katanya.

Sebab itu dia meminta masyarakat daerah Tanah Rencong itu untuk terus disiplin penerapan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Hingga kini, kasus positif COVID-19 di Aceh telah mencapai 12.340 orang, di antaranya penyintas yang telah sembuh sebanyak 10.331 orang, pasien masih dirawat 1.510 orang dan penderita yang meninggal dunia mencapai 499 orang, demikian Saifullah Abdulgani.

Baca juga: Lima warga Aceh Barat terinfeksi COVID-19 setelah Lebaran

Baca juga: Tim Polda tes COVID-19 penumpang masuk Aceh

Baca juga: Warga Aceh positif COVID bertambah 57 orang

Baca juga: Satgas: Rumah sakit rujukan COVID di Aceh nyaris penuh

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Personel TNI AD dari Aceh diberangkatkan ke perbatasan Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar