Jakarta (ANTARA News) - PT Indosat Tbk. mampu menjaring sebanyak 37,8 juta pelanggan seluler selama semester 1 2010 atau naik 34,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 28,1 juta pelanggan.

President Director dan CEO Indosat, Harry Sasongko, dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin, mengatakan, pihaknya tengah melakukan penelaahan terbatas atas laporan keuangan semester 1 - 2010 yang diperkirakan selesai dan diumumkan hasilnya pada tanggal 24 Agustus 2010 dan untuk kepentingan itu pihaknya akan melaksanakan conference call dengan para analis dan investor setelahnya.

"Kami menuai triwulan yang sukses, khususnya dalam bisnis selular yang tumbuh sebesar 7,7 persen dibandingkan triwulan sebelumnya dan sebesar 14,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun yang lalu," kata Harry.

Ia menambahkan, pertumbuhan yang terus berlanjut utamanya disebabkan inisiatif strategis yang diimplementasikan oleh tim manajemen yang baru, juga perubahan strategi menuju strategi yang berimbang.

Selain itu, pihaknya juga melihat perbaikan dalam EBITDA marjin, yang tidak hanya digerakkan oleh pertumbuhan pendapatan usaha namun juga karena program efisiensi biaya yang diluncurkan pada akhir 2009.

"Kami telah mempersiapkan jaringan dan program pemasaran untuk memastikan penyampaian layanan dengan kualitas terbaik bagi pelanggan setia dan berharga kami dalam menyambut hari raya yang akan datang. Terdapat beberapa tantangan yang cukup jelas pada semester kedua tahun 2010 dan berdasarkan performansi kami sampai hari ini, kami yakin akan melalui tantangan tersebut,? kata Harry Sasongko.

Sampai dengan semester 1 2010, perusahaan itu meraup pendapatan usaha Rp9.661,8 miliar atau naik 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp9.135,2 miliar.

Dari jumlah itu pendapatan usaha yang berasal dari seluler sebanyak Rp7.678,2 miliar atau naik 14,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, sedangkan pendapatan dari nonseluler sebanyak Rp1.983,6 miliar atau menurun 18,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) semester 1 2010 sebesar Rp4.607,6 miliar (periode yang sama 2009 sebanyak Rp4.319,3 miliar).

Sementara laba bersih sampai dengan semester 1 2010 sebanyak Rp287,1 miliar atau turun 71,5 persen dibandingan periode serupa tahun lalu yang mencapai Rp1.007,1 miliar.

Belanja modal dibayarkan sampai semester 1 2010 tercatat Rp24.703,8 miliar atau naik 8,9 persen dibandingkan periode yang sama 2009 sebesar Rp22.688,3 miliar.
(H016/M012)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010