New York (ANTARA News/AFP) - Ekonomi India diyakini telah tumbuh hampir sembilan persen pada kuartal pertama fiskal, laju tercepat dalam lebih dari dua tahun, yang didukung oleh kinerja industri yang kuat, ekonom mengatakan.

Badan Statistik Pusat India direncanakan mengumumkan produk domestik bruto resmi pada Selasa untuk tiga bulan dari April sampai Juni.

Ekonomi berkembang utama tercepat kedua di dunia ini memperkirakan telah ekspansi 8,9 persen pada kuartal tersebut dari tahun sebelumnya, menurut jajak pendapat dari 19 ekonom Dow Jones Newswires.

"Aktivitas ekonomi adalah apung di kuartal tersebut," kata Mridul Saggar, kepala ekonom Kotak Securities India.

Ekonomi India masih melihat ke dalam terutama didorong oleh permintaan domestik, dengan ekspor mencatat kurang dari 20 persen dari produk domestik bruto.

Pemerintah telah memproyeksikan kuartal pertama yang kuat dengan pertumbuhan melonggar kembali menjadi sekitar 8,5 persen untuk setahun penuh.

Ekspansi ekonomi India sebesar 7,4 persen tahun sebelumnya.

India lolos dari beban krisis keuangan global karena naiknya pendapatan yang dipicu permintaan domestik untuk mobil, telepon seluler dan barang tahan lama lainnya bahkan saat ekspor terpukul sekalipun.

Ekonomi India dapat mencapai pertumbuhan dua digit pada 2013, pemerintah mengatakan.

Sebelum krisis keuangan, India rata-rata tumbuh sembilan persen secara tahunan.

Perdana Menteri Manmohan Singh mengatakan, ekonomi India akan mencapai pertumbuhan dua digit jika masalah kemiskinan yang parah ditangani secara efektif.
(A026/K004)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010