Jakarta, 23/9 (ANTARA) - Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala (Ditjen Sepur) Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 103 miliar untuk program revitalisasi 30 museum di seluruh tanah air pada 2011. Program revitalisasi itu akan berlanjut hingga mencapai 80 museum pada akhir 2014.

     Dirjen Sepur Aurora Tambunan mengatakan, salah satu program unggulan Ditjen Sepur dalam tahun anggaran 2011 antara lain revitalisasi museum dan gerakan cinta museum. "Untuk kegiatan revitaliasi museum kami mengalokasikan Rp 103 miliar," kata Aurora Tambunan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Eselon I Kemenbudpar dengan Komisi X DPR-RI yang dipimpin Ketua Komisi X Mahyuddin NS di Gedung DPR Jakarta, Rabu (22/9).

     Dikatakan, pagu sementara Ditjen Sepur tahun 2011 sebesar Rp 413 miliar atau mengalami kenaikkan 33,69% dibandingkan pagu definitif tahun anggaran 2010 sebesar Rp 308,93 miliar. "Peningkatan alokasi anggaran ini sebagian untuk kegiatan revitalisasi museum dan gerakan cinta museum," katanya.

     Sekjen Kemenbudpar Wardiyatmo mengatakan, pagu sementara Kemenbudpar tahun 2011 sebesar Rp 2.064.508.078.000 atau mengalami peningkatan sebesar 22,92% dibandingkan dengan anggaran dalam APBN 2010 sebesar Rp 1.679.560.000.000.

     "Dari pagu sementara Rp 2,064 triliun ini, bila nantinya usulan tambahan anggaran dari Komisi X DPR sebesar 235 miliar dan alokasi dari Kemendiknas untuk pendidikan tinggi Rp 226,9 miliar disetujui, maka anggaran Kemenbudpar tahun 2011 akan tembus menjadi Rp 2,5 triliun," kata Wardiyatmo.

     Pagu sementara Kemenbudpar tahun 2011 sebesar Rp 2,064 triliun dialokasikan untuk program kegiatan Ditjen Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF) sebesar Rp 314,5 miliar, Ditjen Sepur Rp 413 miliar, Ditjen Pemasaran Pariwisata Rp 492,1 miliar, Badan Pengembangan Sumber Daya Budpar Rp 316, 308 miliar, Sekretariat Jenderal (Setjen) Rp 189,2 miliar, dan Inspektorat Jenderal (Irjen) Rp 25,9 miliar.

     Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi Ka.Pusformas Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Pewarta:
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2010