Gubernur NTT tegur Bupati Alor terkait video viral

Gubernur NTT tegur Bupati Alor terkait video viral

Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu. ANTARA/Benny Jahang

Gubernur Viktor memanggil yang bersangkutan ke Kupang, dan dan memberikan teguran keras untuk tidak mengulangi lagi hal seperti itu
Kupang (ANTARA) - Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu, mengatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah menegur keras terhadap Bupati Alor, Amon Djobo, terkait video viral yang mengatai Menteri Sosial Tri Rismaharini, beberapa waktu lalu.

"Gubernur NTT sudah memanggil yang bersangkutan ke Kupang, dan menegur dengan keras terhadap Bupati Alor, Amon Djobo untuk tidak lagi mengatai siapa pun dengan kata-kata yang tidak patut disampaikan seorang pejabat pemerintahan," kata Marius Ardu Jelamu kepada wartawan di Kupang, Jumat.

Marius mengatakan hal itu terkait pengaduan dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Alor,Enny Anggrek yang mengadukan Bupati Alor Amon Djobo ke Bareskim Mabes, setelah adanya video viral yang memarahi staf Kementerian Sosial hingga mengatai Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Baca juga: Ketua DPRD datangi Bareskrim adukan Bupati Alor terkait video viral

Baca juga: Kemendagri serahkan kasus Bupati Alor ke Gubernur NTT


Gubernur Viktor sebagai wakil pemerintah pusat di daerah telah memberikan teguran secara lisan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Alor itu.

"Gubernur Viktor memanggil yang bersangkutan ke Kupang, dan dan memberikan teguran keras untuk tidak mengulangi lagi hal seperti itu," ucap Marius menegaskan.

Menurut Marius tindakan yang dilakukan Bupati Alor itu seharusnya tidak perlu dilakukan oleh seorang pejabat pemerintahan.

Marius menjelaskan, sesuai pengakuan Bupati Alor Amon Djono bahwa pernyataan tidak patut itu dilakukan karena yang bersangkutan dalam kondisi stres karena menghadapi bencana alam badai seroja yang melanda daerah itu.

Pemerintah NTT kata Marius tidak menghendaki persoalan itu sampai keranah hukum. "Kami berharap laporan Ketua DPRD Kabupaten Alor itu bisa ditinjau kembali dan menyelesaikannya secara kekeluargaan," ujar Marius berharap.

Baca juga: Bupati Alor sebut kemarahannya ke staf kemensos urusan pemerintahan

Baca juga: Mensos Risma klarifikasi video viral Bupati Alor bukan PKH

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Icip-icip Kompiang, camilan khas Manggarai NTT

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar