Saham Jerman hentikan untung dua hari, indeks DAX 30 jatuh 1,15 persen

Saham Jerman hentikan untung dua hari, indeks DAX 30 jatuh 1,15 persen

Grafik indeks harga saham Jerman DAX terlihat di lantai bursa di Frakfurt, Jerman, Senin (29/3/2021). REUTERS/Staff/WSJ/djo

Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (23/6), menghentikan keuntungan dua hari berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 1,15 persen atau 179,94 poin, menjadi menetap di 15.456,39 poin.

Indeks DAX 30 terangkat 0,21 persen atau 33,09 poin menjadi 15.636,33 poin pada hari Selasa (22/6), setelah bertambah 1,00 persen atau 155,20 poin menjadi 15.603,24 poin pada hari Senin (21/6), dan tergelincir 1,78 persen atau 279,63 poin menjadi 15.448,04 poin pada hari Jumat (18/6).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, hanya dua saham yang berhasil mengantongi keuntungan, sementara 27 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Produsen otomotif Volkswagen Manufacturing mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 2,44 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen mesin pesawat terbang MTU Aero yang kehilangan 2,36 persen, serta perusahaan reasuransi multinasional Jerman Munich Re merosot 2,33 persen.

Di sisi lain, perusahaan properti dan pengembang perumahan Jerman Vonovia bersama perusahaan elektronik Siemens adalah dua saham unggulan yang berhasil mencatat keuntungan, dengan masing-masing menguat 0,26 persen dan 0,12 persen.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 206,04 juta euro (246,24 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Jerman kembali menguat, indeks DAX 30 terangkat 0,21 persen

Baca juga: Saham Jerman berakhir positif, indeks DAX 30 terdongkrak 1,00 persen


Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar