Batam (ANTARA News) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Embarkasi Batam telah memberangkatkan 9.800 orang jamaah calon haji dalam 22 kelompok terbang sejak 23 Oktober dan terakhir pada Sabtu 14 November 2009.

Jumlah itu termasuk petugas dari rencana semula 9.828 orang namun 28 orang calon batal berangkat sebab ketika berada di tempat asal delapan di antaranya meninggal, 16 sakit, seorang hamil, dan tiga lainnya menderita sakit ketika sudah berada di Batam.

PPIH 1430 H/2009 M Batam melayani pemberangkatan atau embarkas jamaah calon haji dari Provinsi Kepulauan Riau, Jambi, Riau dan Kalimantan Barat.

Setelah memimpin rapat evaluasi pelaksanaan embarkasi, Ketua PPIH Batam Razali Abubakar, menyatakan secara umum pelaksanaan pemberangkatan pada musim haji tahun ini secara umum lebih baik daripada pada tahun sebelumnya.

Rata-rata kejadian penundaan pemberangkatan pesawat terbang pun hanya 22 menit, sangat jauh ketimbang pada 2007 yang pernah mengalami 38 jam.

Ia mengatakan, kelancaran pemberangkatan dimungkinkan sebab maskapai Saudi Arabian Airlines memberangkatkan pesawat dari Bandara Hang Nadim setiap hari pada pukul 10:00, tidak lagi diacak, pagi, sore dan malam.

"Pengaturan yang cocok dengan jam yang tetap yaitu pemberangkatan pada setiap pukul 10:00, patut dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang," katanya.

Kepada calon haji dan petugas di Tanah Suci, Razali mengimbau agar selain menyiapkan kerohanian juga kesehatan fisik agar tidak mengalami halangan dalam menjalani Wukuf pada 26 November yang merupakan puncak ibadah Rukun Islam ke-5.

Jamaah, katanya, perlu banyak mengonsumsi air minum, makan secara teratur, tidak terlalu sering berada dalam terpaan panas Matahari, dan membatasi kegiatan yang terlalu melelahkan.

Ia juga mengajak warga masyarakat untuk mendoakan jamaah dan panitia agar penyelenggaraan dan pelaksanaan ibadah itu dapat berjalan dengan selamat dan baik, juga pada waktu pemulangan/debarkasi mulai 3-25 Desember 2009.(*)

Editor: Imansyah
Copyright © ANTARA 2009