Wapres: Tol Langit modal penting menuju Indonesia digital

Wapres: Tol Langit modal penting menuju Indonesia digital

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan kuliah umum pada Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Tahun 2021 secara daring dari kediaman resmi wapres di Jakarta, Selasa (6/7/2021). ANTARA/ HO-Asdep KIP Setwapres

Prasarana dasar itu tidak saja ditujukan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, tetapi lebih luas lagi yakni sebagai modal penting menuju Indonesia digital
Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan penyediaan fasilitas internet berkecepatan tinggi di tingkat kabupaten dan kota atau Tol Langit merupakan modal penting untuk menuju Indonesia digital.

Hal itu disampaikan Wapres Ma’ruf saat memberikan kuliah umum pada Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Tahun 2021 secara daring dari kediaman resmi wapres di Jakarta, Selasa.

"Prasarana dasar itu tidak saja ditujukan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, tetapi lebih luas lagi yakni sebagai modal penting menuju Indonesia digital," kata Wapres.

Pembangunan infrastruktur Tol Langit tersebut juga didukung dengan Satelit Republik Indonesia (Satria) I, yang peluncuran-nya ditargetkan pada 2023, dengan transmisi data tinggi hingga 150 Gigabits per second (Gpbs).

Kondisi pandemik COVID-19 saat ini juga menjadi tantangan bagi Pemerintah dan seluruh masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dengan memanfaatkan teknologi.

Wapres juga menyadari kondisi pandemik COVID-19 juga menjadi tantangan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul, melalui sektor pendidikan.

Baca juga: Wapres: Pendidikan di Indonesia harus jadi pusat inovasi

Baca juga: Wapres: Pemerintah ambil langkah "extraordinary" atasi COVID-19


"SDM Indonesia harus dipersiapkan untuk mampu bersaing dan cepat beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan teknologi informasi yang mendisrupsi segala bidang," ujarnya menjelaskan.

Sistem pembelajaran konvensional dengan tatap muka, lanjut Wapres, saat ini dituntut untuk bertransformasi menjadi pembelajaran daring karena kondisi pandemik belum memungkinkan.

"Tantangan pembelajaran daring dihadapkan pada kondisi faktual persebaran geografis penduduk Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, dengan kemampuan dan ketersediaan dukungan teknologi yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya," tutur-nya.

Oleh karena itu, Wapres berharap Tol Langit dapat menjadi upaya pemerataan jaringan internet di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, sehingga mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di sektor pendidikan.

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres terima kunjungan Menko Keamanan Nasional Singapura

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar