Menhub serahkan bantuan sembako kepada pengemudi ojek daring

Menhub serahkan bantuan sembako kepada pengemudi ojek daring

Seorang pengemudi ojek daring menunggu pesanan makanan di salah satu restoran di Boxies123 Mall, Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/7/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah.

Presiden menaruh perhatian besar pada angkutan rakyat. Dan anda sebagai bagian dari itu telah melakukan hal yang luar biasa dengan mengantarkan berbagai kebutuhan seperti makanan, vitamin, obat dan barang- barang penting lainnya kepada masyakarat
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan bantuan sembako kepada sekitar 100 pengemudi ojek daring (online) baik dari aplikator Grab, Gojek, dan Shopee Food yang diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada Kamis di Jakarta.

Budi Karya mengatakan pandemi Covid-19 selama lebih dari satu tahun ini memberikan dampak ke semua sektor termasuk transportasi online seperti ojek online. Namun demikian, pelayanan transportasi harus tetap berjalan untuk melayani masyarakat dan distribusi logistik, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Saya senang karena bisa bertemu Mas dan Mbak para pengemudi ojol. Presiden menaruh perhatian besar pada angkutan rakyat. Dan anda sebagai bagian dari itu telah melakukan hal yang luar biasa dengan mengantarkan berbagai kebutuhan seperti makanan, vitamin, obat dan barang- barang penting lainnya kepada masyakarat yang harus membatasi mobilitas. Anda juga telah turut menggerakkan roda perekonomian di tengah situasi yang sulit ini,” kata Budi Karya dalam keterangan persnya, Kamis.

Menhub juga mengungkapkan terkait dengan syarat Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) bagi para pengemudi ojol sudah dibuat secara kolektif oleh aplikator sehingga memudahkan para pengemudi.

“Tetapi rekan-rekan harus memakai atribut ojek online sehingga mudah dikenali oleh petugas dan bisa langsung melewati penyekatan,” katanya.

Ia mengajak para pengemudi ojek online tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan saat bertugas, yaitu dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan terutama ketika sedang menunggu pesanan/order.

Selain itu, Menhub juga mengimbau agar perusahaan operator aplikasi dapat mengakomodasi para mitra pengemudi untuk mendapatkan vaksin, karena pengemudi sebagai salah satu garda terdepan pelayanan transportasi jalan yang harus mendapatkan perlindungan maksimal.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dan Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono.

Baca juga: Menhub sebut ojek-taksi daring lebih unggul dari angkutan pengumpan
Baca juga: Menhub apresiasi inovasi ojek dan taksi daring di masa pandemi
Baca juga: Menhub minta aplikator dan pengemudi patuhi protokol kesehatan

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Syarat perjalanan tetap ketat meski pandemi akan jadi endemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar