Rupiah menguat jelang pengumuman kebijakan bank sentral AS

Rupiah menguat jelang pengumuman kebijakan bank sentral AS

Ilustrasi - Uang rupiah dan dolar AS. ANTARA/Shutterstock/pri.

The Fed diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 0,25 persen
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat pada Rabu sore menguat menjelang pengumuman kebijakan hasil rapat bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve.

Rupiah ditutup menguat 5 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp14.488 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.493 per dolar AS.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Rabu, mengatakan sentimen dari dalam negeri sebetulnya tidak terlalu mendukung penguatan nilai tukar rupiah pada hari ini.

"Saya kira perkembangan domestik dan regional sebenarnya masih kurang bersahabat ke rupiah. Namun dolar AS yang cenderung melemah di tengah kekhawatiran akan adanya perubahan stance The Fed menjelang FOMC besok, menekan yield obligasi AS dan dolar AS," ujar Lukman.

The Fed diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 0,25 persen.

Akan tetapi, kenaikan inflasi Juni 2021, tren positif dari data klaim pengangguran awal, dan realisasi US Consumer Confidence pada Juli 2021 yang jauh di atas ekspektasi, berpotensi meningkatkan ekspektasi pelaku pasar terhadap pandangan hawkish oleh The Fed pada pertemuan kali ini.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama lainnya saat ini berada di level 92,507. Sedangkan, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,256 persen.

Dari dalam negeri, kasus baru COVID-19 kembali meningkat setelah sehari sebelumnya menurun di mana terjadi penambahan 45.203 kasus baru COVID-19 pada Selasa (27/7/2021), sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,24 juta kasus.

Jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 pun bertambah 2.069 kasus, sehingga totalnya mencapai 86.835 kasus.

Selanjutnya, sebanyak 2,59 juta orang telah dinyatakan sembuh, sehingga total kasus aktif COVID-19 mencapai 556.281 kasus.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.495 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.488 per dolar AS hingga Rp14.509 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.498 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.489 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah diperkirakan konsolidasi menunggu hasil pertemuan The Fed
Baca juga: Yuan anjlok 195 basis poin menjadi 6,4929 terhadap dolar AS
Baca juga: Dolar melemah, investor tunggu hasil pertemuan Federal Reserve

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Perampokan emas Rp6,5 M di Medan libatkan tiga residivis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar