Jerman hapus delapan negara Afrika dari daftar 'varian virus'

Jerman hapus delapan negara Afrika dari daftar 'varian virus'

Arsip foto - Penumpang yang mengantre di Bandara Frankfurt, saat penyebaran wabah COVID-19 berlanjut, di Frankfurt, Jerman (1/4/2021). ANTARA/REUTERS/Ralph Orlowski/aa.

Berlin (ANTARA) - Jerman menghapus Afrika Selatan dan delapan negara Afrika lainnya dari daftar wilayah yang disebut 'varian virus', dalam sebuah langkah yang akan melonggarkan pembatasan perjalanan ketat, kata Kementerian Kesehatan, Jumat.

Perubahan yang akan berlaku mulai Minggu (1/7) itu terjadi setelah varian COVID-19 Delta menjadi dominan di Jerman dan Afrika Selatan. Delta menggantikan varian Beta, yang mulanya ditemukan di negara Afrika bagian selatan itu.

Hanya warga negara Jerman dan pemilik tempat tinggal permanen yang saat ini boleh masuk ke Jerman dari wilayah-wilayah varian virus. Mereka diwajibkan menjalani karantina setiba di tanah air.

Klasifikasi baru tersebut akan memungkinkan orang lain bepergian ke Jerman dengan syarat memiliki pada bukti vaksinasi atau hasil negatif tes COVID-19.

Sumber: Reuters

Baca juga: Jerman wajibkan bukti kekebalan COVID, hasil tes negatif saat ketibaan

Baca juga: WHO: Kematian mingguan COVID-19 di Afrika naik 43 persen


 

Usia muda patut waspadai penyebaran varian Delta

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar