Taipei (ANTARA News/CNA) - Sebanyak 12 orang dinyatakan meninggal dan 26 lainnya masih hilang pada Sabtu ketika topan Megi bergerak ke China setelah menimbulkan kerusakan serius di bagian timur laut Taiwan, khususnya di Yilan County.

Pusat Operasi Darurat melaporkan 12 warga di Yilan County dinyatakan meninggal, termasuk sembilan orang terkubur tanah longsor yang melanda candi Bai Yun di Kotapraja Suao pada pukul 17.00 waktu setempat.

Menurut Menteri Dalam Negeri Jiang Yih-huah, 26 orang, termasuk 20 warga China dan enam warga Taiwan, masih belum diketahui nasibnya, bersama 20 turis China, seorang pemandu wisata Taiwan dan dua pengemudi bus Taiwan.

Tiga warga Taiwan lainnya yang masih hilang merupakan seorang sopir dan sepasang orang yang mengendarai truk kecil.

Pada pukul 19:00 waktu setempat, truk itu telah ditemukan oleh tim penyelamat tapi keberadaan kedua orang itu belum diketahui. Mobil dan salah satu bus wisata tersebut masih hilang.

Setelah usaha penyelamatan sepanjang malam, sebanyak 435 orang terperangkap di jalan bebas hambatan Suhua yang menghubungkan Yilan dan Hualien telah dievakuasi.

Sabtu pagi, Presidn Ma Ying-jeou memeriksa pusat tanggap darurat itu di Yilan dan memerintahkan pihak-pihak terkait untuk melakukan usaha-usaha keras mereka guna menyelamatkan orang-orang yang masih hilang.

(M016/Z002/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010