Paris (ANTARA News/AFP) - Sebanyak satu dari dua bom Al Qaida yang ditemukan sebagian pekan lalu antara Yemen dan Amerika Serikat telah dijinakan 17 menit sebelum meledak, kata seorang Menteri Prancis, Kamis.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Brice Hortefeux, dan sumber lain tidak mengatakan bom mana yang ditemukan di Bandara Dubai dan Inggris yang akan meledak terlebih dahulu.

"Ada beberapa paket bom dari Yaman menuju ke Amerika Serikat, dan saya beritahu bahwa salah satu paket tersebut telah berhasil dijinakan 17 menit sebelum rencana peledakannya," ujar dia kepada televisi France 2.

Hortefeux mengatakannya dalam sebuah diskusi umum mengenai ancaman serangan gerilyawan di Prancis dan tidak memberikan keterangan lain.

Paket tersebut ditujukan kepada sinagog di Chicago dan memiliki peledak yang sulit dilacak (PETN) tersembunyi di dalam bak tinta toner yang ditemukan di Dubai dan Inggris pada pekan lalu sehingga meningkatkan peringatan keamanan global.

Pemerintah AS mempercayai bahwa paket bom tersebut merupakan aksi gerilyawan Arab Saudi yang dipimpin oleh seorang tersangka pembuat bom Al Qaida, Ibrahim Hassan Al Asiri.

Para pejabat Inggris mengatakan bahwa bom tersebut mampu menjatuhkan sebuah pesawat yang sedang terbang.(*)
(Uu.KR-BPY/M016/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010