Washington (ANTARA News) - Peringatan tepercaya tentang cabang Al Qaida di Yaman, yang merencanakan serangan atas Amerika Serikat, telah diberikan Arab Saudi kepada Washington pada awal Oktober, kata "New York Times" pada Jumat malam.

Dengan mengutip keterangan pejabat Amerika Serikat dan Eropa, yang jatidirnya tak diungkapkan, harian itu menyatakan peringatan Arab Saudi datang beberapa hari setelah pejabat negara adidaya itu mendapati beberapa kemasan pada tengah September, yang terdiri atas buku, kertas, keping cakram kompak dan peralatan rumah tangga, yang dikirim ke Chicago dari Yaman.

Badan sandi Amerika Serikat yakin bahwa kemasan tersebut mungkin menjadi usaha percobaan serangan.

Pada pekan lalu, dua kemasan dialamatkan ke sinagoga di Chicago terdiri atas bahan peledak dengan daya ledak besar, PETN, yang sulit dilacak, yang disembunyikan dalam wadah tinta mesin pencetak dan terbongkar di bandar udara di Dubai dan Inggris bagian Timur serta menimbulkan ketakutan dunia.

Pada Minggu, cabang Al Qaida di Yaman menyatakan bertanggung jawab atas rencana dan kejatuhan pesawat berang United Parcel Service (UPS) pada September, kata laman pemerhati masalah terorisme SITE.

Jaringan Al Qaida di Semenanjung Arab (AQAP) mengirimkan pesan dalam forum "jihad" di internet dan menyeru lebih banyak kemasan peledak demi "memperluas cakupan ledakan, termasuk penerbangan dan di Barat", kata SITE.

Menurut AFP mengutip "New York Times", secara bersama, peringatan Arab Saudi dan usaha percobaan itu memberikan gambaran lebih rinci dari yang pejabat Amerika Serikat sebelumnya berikan.

Keterangan dari pejabat sandi Arab Saudi kepada pemerintahan Presiden Barack Obama diberikan pada 28 Oktober.

Keterangan itu mengatakan, bom mungkin berada dalam penerbangan barang, yang akan masuk ke Amerika Serikat dan mendesak pejabat di negara adidaya itu dan negara lain memulai usaha pencarian besar-besaran.

Keterangan tersebut adalah yang ketiga dan menjadi peringatan paling khas dari Arab Saudi dalam rangkaian peningkatan pemberian peringatan darurat kepada pejabat sandi dan usaha penangkalan terorisme di Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat, kata "New York Times".

Keterangan pertama pada Juli hanya peringatan umum mengenai serangan atas Amerika Serikat atau Eropa.

Sandi Arab Saudi memberikan peringatan lebih rinci pada 9 Oktober, menyebutkan bahwa Al Qaida di Yaman empat hari lebih awal menyelesaikan rencana penyerangan atas Amerika Serikat atau Eropa, yang akan menggunakan satu atau dua pesawat terbang, kemungkinan berlangsung serentak, kata laporan itu.

Peringatan tersebut menunjukkan, serangan akan dilaksanakan dalam satu minggu atau lebih, kata "New York Times".

Namun, pejabat Amerika Serikat menyatakan pihak sandi tidak memberikan keterangan khas tentang cara serangan tersebut akan dilaksanakan, tambah "New York Times".

(KR-DLN/B002/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010