Kemenparekraf dan Poltekpar Medan gelar vaksinasi 3 hari di Sumut

Kemenparekraf dan Poltekpar Medan gelar vaksinasi 3 hari di Sumut

Tangkapan layar suasana vaksinasi pertama untuk masyarakat umum di Sumatera Utara, Jakarta, Rabu (18/8). ANTARA/ M. Baqir Idrus Alatas

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan menyelenggarakan agenda vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat umum di Sumatera Utara (Sumut) selama tiga hari dengan target 6.000 orang.

"Ini adalah kolaborasi yang sangat kita apresiasi dari Polda Sumut, Gojek Indonesia, dan Poltekpar Medan. Ini bentuk dari 3G, Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Semua Potensi Lapangan Kerja) untuk mencapai herd immunity melawan pandemi,"  ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam webinar, Jakarta, Rabu.

Per 17 Agustus, lanjut dia, masyarakat Sumut yang telah menerima vaksin hampir mencapai 38 persen dan dosis kedua sekitar 14 persen. Dia mengharapkan agar vaksinasi dapat ditingkatkan, karena Danau Toba yang berada di Sumut menjadi bagian dari lima destinasi prioritas.

Menparekraf Sandiaga Uno juga menyampaikan bahwa per hari ini di lingkup parekraf, sudah ada 160 ribu masyarakat yang tervaksinasi.

Baca juga: Menparekraf "kick off" program vaksinasi pelaku ekraf di Jakarta

“Kita ingin minggu ini mencapai 193 ribu dan akhir dari 2021 bisa lebih banyak lagi, sehingga 34 juta para pelaku parekraf semua bisa mendapatkan vaksinasi,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sementara itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengingatkan agar para tenaga kesehatan (nakes) dapat memberikan edukasi dan arahan kepada masyarakat yang telah divaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes), selalu menggunakan masker, dan cuci tangga memakai sabun.

Dia menyatakan antusiasme masyarakat Sumut sangat besar dalam rangka vaksinasi. Tetapi, ada kesalahan pengertian bahwa dengan divaksinasi, maka sudah selesai menjaga diri dari virus COVID-19 sehingga bebas untuk tak mematuhi aturan prokes dan lainnya.

Selanjutnya Gubernur Edy mengutarakan agar jangan sampai melepaskan masker meski telah divaksinasi, karena akan membawa wabah kepada orang lain.

“Hindari orang yang tidak make masker. Kita kucilkan orang yang tak memakai masker,” ujarnya.

#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3M
#vaksinmelindungikitasemua

Baca juga: Kapolri sebut vaksinasi "drive thru" di Medan layak jadi percontohan

Baca juga: 34.840 vial vaksin COVID-19 tiba di Sumatera Utara


Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenparekraf maksimalkan wisata kebugaran dalam negeri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar