Tasikmalaya (ANTARA News) - Kesempatan lolos seleksi penerimaan CPNS di lingkungan kantor wilayah Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, 1 banding 100 orang.

Pendaftar CPNS untuk formasi kantor Kemenag Kota Tasikmalaya dilaporkan mencapai 401 orang, sementara yang dibutuhkan hanya empat orang.

"Peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 401 orang pelamar, dan yang tersedia formasi hanya empat orang, persaingannya memang ketat satu banding seratus," kata Bagian Humas, Kemenag Kota Tasikmalaya, Drs Dudi Abdullah didampingi Bagian Kepegawaian, Nanang Sutisna, Rabu.

Disela-sela pelaksanaan tes CPNS Kemenag di MAN Awipari, Cibereum, Dudi mengatakan jumlah kuota yang tersedia sudah keputusan dari Kemenag pusat untuk kebutuhan formasi dilingkungan Kemenag Kota Tasikmalaya.

Sesuai keputusan kemenag pusat, Dudi menjelaskan empat kouta tersebut terbagi formasi pranata komputer, pranata laporan keuangan masing-masing satu orang dan tenaga penyusun bahan program evaluasi dua orang.

"Jumlah formasi itu sudah ditetapkan pusat, kita hanya pelaksana, memang dilihat dari jumlah pelamar yang banyak ini tentu persaingannya ketat," katanya.

Sebelumnya kantor Kemenag Kota Tasikmalaya, kata Dudi telah mengajukan ke pusat untuk beberapa formasi sebanyak 879 orang, tetapi yang hanya diterima empat orang.

Pengajuan itu dijelaskan Dudi kebanyakan untuk jumlah formasi guru madrasah yang sekarang ini sekolah dibawah Kemenag membutuhkan sekitar enam ratusan orang.

"Mau gimana lagi, pengajuan kita banyak, tapi yang diterima untuk Kota Tasikmalaya hanya empat orang," katanya.

Sementara itu menjaga kerahasiaan soal dan menghindari tindakan kecurangan dari peserta maupun panitia pelaksana, Dudi menegaskan tidak akan terjadi.

Ia menjelaskan setelah pelaksanaan tes CPNS Kemenag digelar, seluruh soal dan jawaban langsung dibawa ke kantor Kemenag tingkat Jabar, selanjutnya diserahkan ke Kemenag Pusat dalam proses seleksi selanjutnya.

"Dijamin tidak akan ada kecurangan, karena kita hanya pelaksana, pemeriksaan jawaban hingga keputusan lolosnya langsung oleh pusat," katanya.

Sementara itu salah seorang peserta CPNS Kemenag Kota Tasikmalaya, Asep usai mengikuti tes mengatakan banyaknya pelamar tentu menjadi persaingan untuk berlomba-lomba lolos seleksi menjadi PNS.

"Saya hanya bisa berusaha dan mencoba, mudah-mudahan bisa lolos seleksi menjadi PNS," katanya yang mengaku kaget mengetahui perbandingan lolos seleksi CPNS 1 banding 100.

(KR-FPM/Y008/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010