Kegiatan dan pelayanan publik Pemkab Probolinggo tetap berjalan

Kegiatan dan pelayanan publik Pemkab Probolinggo tetap berjalan

Ilustrasi Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari saat melakukan apel pagi bersama ASN, Selasa (29/6/2021). ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo

ASN tetap bekerja menjalankan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam pelayanan masyarakat.
Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengatakan kegiatan dan pelayanan publik di lingkungan pemerintah kabupaten setempat tetap berjalan seperti biasa usai operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kegiatan di Pemkab Probolinggo berjalan sebagaimana biasa, termasuk untuk pelayanan publik tetap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," kata Yulius dalam rilis yang diterima ANTARA di Kabupaten Probolinggo, Selasa.

Menurut dia, aparatur sipil negara (ASN) tetap bekerja menjalankan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam pelayanan masyarakat.

Sesuai dengan Permendagri Nomor 38 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kata dia, Kabupaten Probolinggo berada di level 3 sehingga sektor esensial pemerintahan menerapkan 25 persen bekerja di kantor (WFO) dan sektor kritikal 100 persen bekerja di kantor.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang dilakukan KPK terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Kendati demikian, pelayanan publik dan kegiatan ASN tetap berjalan normal.

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari ditangkap bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Hasan Aminuddin yang juga suaminya dan delapan orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah pribadi Bupati Probolinggo, Minggu (29/8) malam hingga Senin (30/8) dini hari.

KPK menetapkan 22 orang, termasuk Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait dengan seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo tahun 2021.

KPK juga menahan Bupati Probolinggo di Rutan KPK bersama sejumlah tersangka lainnya selama 20 hari sejak 31 Agustus hingga 19 September 2021.

Baca juga: KPK tahan Bupati Probolinggo

Baca juga: KPK amankan Rp362,5 juta saat OTT Bupati Probolinggo dan kawan-kawan

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar