Narapidana dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang masih kondisi kritis

Narapidana dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang masih kondisi kritis

Menkumham Yasonna Laoly saat meninjau Napi yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. ANTARA/HO.

Tangerang (ANTARA) - Narapidana yang alami luka bakar dan menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang dalam peristiwa kebakaran di LP Kelas 1 Tangerang saat ini kondisinya masih kritis.

"Masih dalam perawatan di ruang ICU. belum bisa diajak komunikasi karena masih trauma dan alami luka bakar serius," kata Santika Budi Andiyani selaku dokter ICU RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat.

Ia mengatakan kondisi luka bakar yang dialami napi tergolong serius maka itu ketika datang ke RSUD Kabupaten Tangerang langsung dipasang ventilator sebab alami sesak menghirup asap.

Namun ada juga Narapidana yang kondisinya mulai membaik karena luka bakar yang dialami tak begitu parah. Dari 10 orang yang dirawat, tiga orang telah meninggal dunia. "Untuk yang meninggal karena luka bakar dan sekarang ada tujuh," katanya.

Perlu diketahui jumlah korban meninggal terkait peristiwa kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang tercatat sebanyak 44 orang.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjanjikan uang santunan senilai Rp30 juta kepada masing-masing keluarga narapidana yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

"Sebagai bagian perwujudan duka, kami akan memberikan santunan senilai Rp30 juta kepada masing-masing keluarga korban," kata Menkumham Yasonna Laoly.

Baca juga: Dua napi korban kebakaran di Lapas Tangerang operasi angkat jaringan

Baca juga: Kemenkumham upayakan pengobatan maksimal bagi korban kebakaran

Baca juga: Menkumham: Napi yang dirawat masih trauma

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Lapas IIA Lhokseumawe rayakan Maulid Nabi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar