Singapura (ANTARA News) - Provinsi Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pada hari kedua penyelenggaraan Wedding Food and Shopping Paradise 2010 and South Sulawesi Silk Festival di Singapura, Jumat.

"Hari kedua dari penyelenggaraan pameran adalah disebut South Sulawesi Day atau Sulsel sebagai tuan rumah dan pusat dari keseluruhan isi pameran," ujar Kepala Sub Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal Sulsel Devo Khaddafi di Singapura.

Pameran yang digelar untuk kedua kalinya ini, diikuti oleh berbagai perusahaan retail tekstil, makanan dan jasa pernikahan dari Malaysia, Indonesia dan Singapura sendiri yang mengisi 125 anjungan di Hall Enam Singapore Expo.

Pemprov Sulsel sendiri menggunakan lokasi sebanyak 12 anjungan tepat di tengah-tengah ruangan pameran. Selain mempromosikan sutera, juga ikut diperkenalkan sejumlah komoditas pertanian dan perkebunan seperti cokelat, kopi, markisa dan rumput laut dan olahannya.

"Lokasi pameran Sulsel memang paling besar karena kita bukan peserta tapi bagian dari penyelenggara acara," tambahnya.

Anjungan juga sekaligus berfungsi sebagai pusat informasi bisnis tentang Sulsel. "Kita lebih fokus terhadap promosi dibandingkan penjualan, khususnya mempromosikan rencana penyelenggaraan World Silk Conference 2011 di Makassar," jelasnya.

Kegiatan lain yang dilakukan pameran yang berlangsung empat hari ini permainan tanya jawab dengan pengunjung yang pertanyaannya tentang Sulsel. Pengunjung yang beruntung mendapatkan kain sutera sebagai hadiah.

Ia menambahkan, pada penyelenggaraan pameran serupa tahun lalu jumlah pengunjung mencapai 15 ribu orang target dengan nilai transaksi sekitar Rp10 miliar. Sementara tahun ini ditargetkan mencapai 20 ribu orang.

"Ini merupakan kali pertama Sulsel ikut atas nama pemprov sekaligus untuk menjajaki kekuatan promosi dari pameran tersebut," jelasnya.

Pameran yang diiklankan secara luas pada berbagai media di Singapura ini juga mengundang rasa ingin tahu media setempat dengan melakukan wawancara langsung mengenai keterlibatan Sulsel dalam pameran.(*)
(T.KR-RY/F003/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010