Gempa 5,2M Bolaemo akibat subduksi Lempeng Laut Sulawesi

Gempa 5,2M Bolaemo akibat subduksi Lempeng Laut Sulawesi

Ilustrasi peta gempa di Sulawesi Tengah, Senin (26/8/2021). ANTARA/HO-BMKG

Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 08.15 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan
Jakarta (ANTARA) - Gempa bermagnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada Rabu pukul 07.49 WIB merupakan jenis gempabumi menengah, akibat adanya aktifitas subduksi Lempeng Laut Sulawesi.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa tersebut merupakan hasil pemutakhiran dari sebelumnya bermagnitudo 5,4, dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,25° LU ; 122,21° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 km arah Utara Kota Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo pada kedalaman 88 km.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik oblique ( oblique thrust fault )," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Guncangan gempa tersebut dirasakan di daerah Boalemo, Gorontalo Utara, dan Buol, II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) Manado, Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Toli-toli II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ), Kabupaten Gorontalo I-II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar dia.

Hingga pukul 08.15 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," ujar Bambang.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yanh membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Baca juga: Gempa Magnitudo 5,4 guncang Sulawesi Utara
Baca juga: Diguncang gempa 5,3 magnitudo, warga Agam berhamburan ke luar rumah
Baca juga: BBMKG: Pekan kedua September 41 gempa landa Aceh dan Sumatera Utara

 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hujan deras sebabkan banjir di Ternate

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar