Jakarta (ANTARA News) - Pelatih Timnas Malaysia Rajagobal Krishnasamy mengaku timnya tetap memiliki rasa percaya diri yang tinggi menghadapi laga final kedua AFF Suzuki Cup di Gelora Bung Karno, Rabu (29/12), meski tidak memandang remeh Timnas Indonesia.

"Kami tetap memiliki rasa percaya diri dan kami tak akan bermain bertahan. Harapan saya dapatlah kedua tim memberikan permainan yang menghibur penonton," ujarnya di Jakarta, Selasa.

Pada final pertama, Malaysia menang 3-0. Ketika ditanya mengenai kekuatan Timnas Indonesia yang bermasalah dengan Octovianus Maniani yang telah mengantongi hukuman dua kartu kuning, Rajagobal tetap menghormati Timnas Indonesia sebagai sebuah tim yang kuat.

"Ada atau tidak ada Octovianus Maniani, Timnas Indonesia sama kuatnya. Mereka memiliki pemain-pemain yang cukup berpengalaman baik pemain senior maupun pemain muda," ujarnya.

Sementara manajer Timnas Indonesia And Darussalam Tabusala tak mengharapkan insiden gangguan penonton di Stadion Bukit Jalil akan terulang di GBK, saat pertandingan final kedua nanti.

"Kami tidak mengharapkan apa yang terjadi di Bukit Jalil harus terjadi pula di Senayan. Kami ingin bermain sepakbola. Apa pun yang terjadi selama 90 menit ya itulah permainan sepakbola," ujar Andi Darussalam.

Hal yang dimaksud Andi Darussalam adalah faktor penonton yang oleh sementara pihak dikhawatirkan akan melakukan hal yang sama dengan penonton di Bukit Jalil, yakni mengganggu para pemain ketika sedang bertanding.

Meski menyadari peluang Indonesia untuk merebut gelar juara cukup berat mengingat pada leg pertama Malaysia menang 3-0, namun Andi tetap merasa optimistis dan tetap menaruh kepercayaan kepada Firman Utina dan kawan-kawan dengan memberikan motivasi yang besar.

"Jelas motivasi itu kami berikan terus dan para pemain pun seluruhnya menginginkan kita menang. Kami mengharapkan dukungan yang maksimal dan hadirlah ke stadion untuk menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola," ujar Andi yang menolak membicarakan masalah-malalah teknis.

Dikatakannya, pelatih kepala Alfred Riedl telah berbuat maksimal hingga mampu mengantarkan Timnas Indonesia ke final turnamen dua tahunan ini.

(ANT-132/T009/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010