Renault akan PHK 2.000 pegawai Prancis saat beralih ke mobil listrik

Renault akan PHK 2.000 pegawai Prancis saat beralih ke mobil listrik

Foto Dokumen: Logo produsen mobil Renault terlihat di sebuah dealer di Les Sorinieres, dekat Nantes, Prancis, 9 September 2021. ANTARA/REUTERS/Stephane Mahe

Renault sedang mencoba untuk meningkatkan penawaran mobil listriknya,...
Paris (ANTARA) - Produsen mobil Prancis Renault mengatakan pada Kamis (16/9/2021) akan memangkas hingga 2.000 pekerjaan teknik dan pendukungnya di Prancis ketika perusahaan beralih ke mobil listrik dan perekrutan di berbagai posisi.

Kelompok perusahaan yang merugi, yang telah mengumumkan sekitar 4.600 PHK di negara itu sebagai bagian dari restrukturisasi luas, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya membuka pembicaraan dengan serikat pekerja tentang rencana terbaru.

Baca juga: Renault Megane E-TECH pakai Google & Qualcomm optimalkan fitur digital

Secara keseluruhan akan menciptakan 500 pekerjaan baru bersih, katanya, setelah mempekerjakan 2.500 orang di fungsi lain, dan Renault mengatakan bertujuan untuk membangun sembilan model mobil baru di Prancis.

Seperti saingannya, Renault sedang mencoba untuk meningkatkan penawaran mobil listriknya, dan dikatakan bahwa karyawan baru akan berada di bidang-bidang seperti ilmu data atau spesialis kimia, saat perusahaan membangun keahliannya dalam baterai misalnya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar