Pemkab Bantul dorong organisasi berkontribusi percepat vaksinasi warga

Pemkab Bantul dorong organisasi berkontribusi percepat vaksinasi warga

Ketua DPW PKB DIY Agus Sulistiyono disela meninjau vaksinasi COVID-19 di Pasar Seni dan Wisata Gabusan, Kabupaten Bantul, DIY. Minggu (19/9/2021) (Foto ANTARA/Hery Sidik)

kebijakan pemerintah semua kita dorong, kita berikan kesempatan untuk turut mempercepat vaksinasi
Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendorong lembaga ataupun organisasi termasuk organisasi politik berkontribusi dalam percepatan vaksinasi COVID-19 kepada warga sebagai upaya mencapai terbentuknya kekebalan kelompok.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di sela meninjau vaksinasi COVID-19 di Pasar Seni dan Wisata Gabusan Bantul, Minggu, mengatakan, vaksinasi yang digelar PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Bantul ini merupakan vaksinasi dosis kedua, setelah dosis pertama disuntikkan beberapa pekan lalu.

"Yang diundang vaksinasi hari ini adalah yang mengikuti dosis pertama lalu, bukan yang lain, dan ini akan berkontribusi pada percepatan vaksinasi di Bantul khususnya, memang kebijakan pemerintah semua kita dorong, kita berikan kesempatan untuk turut mempercepat vaksinasi," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Bantul berterus tambah jadi 52.305

Bupati mengatakan, dalam menggiatkan program percepatan vaksinasi COVID-19, tidak hanya dilakukan pemerintah, TNI dan Polri saja,  tetapi lembaga-lembaga dan organisasi-organisasi yang lain agar dapat menggerakkan masyarakat untuk ikut vaksinasi.

"Karena vaksinasi itu kuncinya mobilisasi warga, kita punya vaksin kalau sasarannya tidak ada, atau tidak ada mobilisasi juga susah, maka mobilisasi warga ini penting untuk tercapainya Bantul 'herd immunity', 100 persen," katanya.

Baca juga: Bantul tunggu izin Pusat kembalikan fungsi bangsal umum rumah sakit

Sementara itu, Ketua DPW PKB DIY Agus Sulistiyono mengatakan vaksinasi COVID-19 yang diselenggarakan partai politik bekerja sama dengan pemerintah setempat ini merupakan dosis kedua untuk sasaran sekitar 1.000 orang, setelah dosis pertama diberikan di Pyramid Bantul beberapa waktu lalu.

"Tentu tujuannya dalam rangka membantu pemerintah untuk terus menggalakkan vaksinasi COVID-19, agar vaksin kalau sudah merata ke seluruh masyarakat tentu ekonomi akan tumbuh," katanya.

Baca juga: Di Bantul-DIY, capaian vaksinasi belum dapat turunkan level PPKM

Dia mengatakan, apalagi sudah hampir dua tahun masyarakat DIY umumnya, termasuk di Bantul ekonominya sangat terpuruk karena dampak pandemi COVID-19 yang membuat segala aktivitas ekonomi menjadi terbatas.

"Maka dengan kami ikut terjun dan membantu vaksinasi harapannya yang paling utama kepercayaan masyarakat akan tumbuh kembali, yang pada akhirnya juga ekonomi tumbuh, itu tujuan utama kami," katanya.

Baca juga: Yogyakarta fokus jaga tren penurunan kasus positif COVID-19

Baca juga: Satgas COVID-19 Yogyakarta intensifkan vaksinasi langsung ke wilayah

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Anak usia 6-11 tahun akan dapatkan vaksin Sinovac

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar