PON Papua

Tim gantole Sumbar bertekad pertahankan dua emas di PON Papua

Tim gantole Sumbar bertekad pertahankan dua emas di PON Papua

Atlet gantole Sumbar meraih prestasi di ajang Kejurnas 2020. ANTARA/HO-dokumen gantole Sumbar

Padang, (ANTARA) - Tim cabang olahraga gantole Sumatera Barat bertekad mempertahankan dua medali emas, yang berhasil mereka raih di PON Jabar 2016, dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

Pelatih gantole Sumbar Philips R Sakti mengatakan pada PON Jabar 2016, Sumbar berhasil meraih dua emas dari atlet NSR Yalatif dan satu perunggu.

Keberhasilan itu, menurut dia, memacu tim gantole Sumbar untuk mempertahankan capaian tersebut, bahkan melampauinya. 

Ia mengatakan peraih dua emas di PON Jabar 2016 tersebut masih akan berlaga di PON Papua. Selain itu, ada pula Rijalul Fathani yang meraih perunggu di PON 2016 lalu.

"Ada dua atlet yang berpeluang meraih medali di PON nanti, dan jika beruntung, ada satu atlet lagi yang berpotensi," ujar Philips saat dihubungi ANTARA di Padang, Senin.

Baca juga: Sumbar siapkan anggaran Rp9 miliar untuk bonus atlet di PON Papua 
Baca juga: Wagub Sumbar lepas kontingen pertama berangkat ke Papua 


Lebih lanjut, ia mengungkapkan ada empat atlet yang lolos ke PON Papua melalui jalur Pra PON dan Kejurnas 2020, yaitu NSR Yalatif, Khaidir Anas, Rijalul Fathani dan Syahroni.

Mereka telah mempersiapkan diri secara maksimal sebelum berlaga di ajang PON nanti, melalui pemusatan latihan intensif yang sudah digelar selama dua bulan.

Saat ini, ia menambahkan tim gantole Sumbar masih dalam perjalanan menuju Papua. Mereka akan berlaga di Kabupaten Jayapura, mulai 24 September hingga 5 Oktober 2021. 

"Semoga kita bisa mencapai target tersebut," harap Philips. 

Baca juga: Asa Sumbar raih 16 emas di PON Papua 
Baca juga: Polda Sumbar turunkan 21 personel Brimob kawal kontingen PON Papua 

 

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Apresiasi tak berhenti untuk tim sepak bola putri Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar