Rupiah ditutup menguat usai BI tahan suku bunga acuan

Rupiah ditutup menguat usai BI tahan suku bunga acuan

Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/kye.

Dari internasional, pelaku pasar sedikit wait-and-see jelang pertemuan The Fed pekan ini. Jadinya, ditahannya suku bunga acuan BI menjadi sentimen positif yang mendominasi perdagangan hari ini
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore ditutup menguat usai Bank Indonesia menahan suku bunga acuannya.

Rupiah ditutup menguat 5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.238 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.243 per dolar AS.

"Dari internasional, pelaku pasar sedikit wait-and-see jelang pertemuan The Fed pekan ini. Jadinya, ditahannya suku bunga acuan BI menjadi sentimen positif yang mendominasi perdagangan hari ini," kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 September 2021 memutuskan untuk mempertahankan bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 persen, suku bunga deposit facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 persen.

Bank sentral menyatakan keputusan itu sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan, di tengah prakiraan inflasi yang rendah dan upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Menurut Nikolas, saat ini sejumlah negara menunggu arahan dari The Fed sebelum memutuskan kebijakan moneternya.

"Fokus utama saat ini di pertemuan The Fed masih memperhatikan sinyal terkait pengetatan kebijakan moneter di AS," ujar Nikolas.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Senin (20/9) bertambah 1.932 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,19 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 166 kasus sehingga totalnya mencapai 140.634 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 6.799 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 55.936 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 79,66 juta orang dan vaksin dosis kedua 45,22 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada Selasa pagi dibuka melemah ke posisi Rp14.255 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.237 per dolar AS hingga Rp14.255 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat ke posisi Rp14.244 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.251 per dolar AS.

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Mensos kunjungi keluarga Pahlawan Nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar