Dinkes Boyolali bakal suntik vaksin 13.150 sasaran serentak di 53 desa

Dinkes Boyolali bakal suntik vaksin 13.150 sasaran serentak di 53 desa

Dinkes saat kegiatan akselerasi vaksinasi COVID-19 untuk membentuk kekebalan kelompok yang digelar di Bale Desa Tegalgiri Kecamatan Nogosari Boyolali. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.

Boyolali (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terus genjot akselerasi vaksinasi COVID-19 dengan penyuntikan vaksin dosis pertama untuk 13.150 sasaran serentak di 53 desa yang tersebar di 13 kecamatan, Kamis.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Insan Adi Asmono Boyolali merupakan salah satu daerah aglomerasi penyangga Kota Surakarta, Jawa Tengah. Capaian vaksinasi COVID-19 di Surakarta sudah 100 persen, sedangkan Kabupaten Boyolali yang wilayah aglomerasi baru sekitar 44,55 persen.

Sehingga, Kabupaten Boyolali harus mengejar ketertinggalan capaian vaksinasi, maka dilakukan berbagai upaya akselerasi vaksinasi di wilayahnya agar target segera tercapai.

Insan Adi menjelaskan  sasaran di 53 desa itu antara lain, Kecamatan Ampel disediakan vaksin sebanyak 600 dosis, Cepogo 1.250 dosis, Mojosongo 1.350 dosis, Teras 140 dosis, Banyudono 500 dosis, Sambi 350 dosis.

Selain itu, vaksinasi juga dilakukan di Kecamatan Nogosari sebanyak 1.600 dosis, Andong sebanyak 1.800 dosis, Klego sebanyak 1.700 dosis, Kemusu 1.200 dosis. Karanggede 1750 dosis, Wonosegoro 600 dosis, dan Juwangi sebanyak 450 dosis, sehingga totalnya 13.150 dosis.

Bahkan, Dinkes pada kegiatan vaksinasi serentak tersebut dengan melibatkan 267 bidan desa setempat dan masing-masing desa rata-rata mampu menyuntik vaksin antara 100 dosis hingga 150 dosis per hari.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Boyolali bertambah menjadi 23.008 orang
Baca juga: Boyolali kerahkan bidan desa untuk dukung pelaksanaan vaksinasi


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Boyolali, juga dibantu dari TNI, Polri dan Industri yang juga menggelar serbuan vaksinasi dengan 20.000 sasaran sehingga totalnya ditargetkan mencapai 33.150 sasaran per hari.

Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat meski sudah divaksin tetap menjaga disiplin protokol kesehatan dengan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Sementara itu, berdasarkan perkembangan data dari Dinkes Boyolali hingga, Rabu pagi ini, cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 372.339 sasaran atau sekitar 44,55 persen dibandingkan target total warga yang harus divaksinasi sebanyak 835.772 sasaran.

Sedangkan, warga di Boyolali yang sudah divaksin dosis kedua capaiannya sebesar 139.921 sasaran atau 16,74 persen, dan vaksin dosis kedua ada 2.780 sasaran.

Selain dengan disiplin prokes, kegiatan vaksinasi juga mampu efektif menekan angka kasus aktif COVID-19 di Boyolali kini semakin turun yakni sebanyak 62 kasus atau menurun dibanding hari sebelumnya sebanyak 73 kasus.

Sedangkan, pasien sembuh dari COVID-19, juga bertambah empat orang menjadi 23.019 orang atau sekitar 94 persen. Persentase angka keterisian tempat tidur di rumah sakit juga rendah sekitar 9 persen. Di Boyolali hampir semua wilayah masuk zona hijau dan sebagian kecil zona kuning.

Baca juga: Polres Boyolali vaksinasi COVID-19 penyandang disabilitas
Baca juga: Panglima TNI tekankan pentingnya pelaksanaan 'tracing' di Boyolali
Baca juga: Menteri PUPR tinjau renovasi RSD COVID-19 di Boyolali

 

Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar