Tobasa, Sumut (ANTARA News) - Dengan didampingi sejumlah menteri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meresmikan Museum Batak di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, 18 Januari mendatang.

Museum Batak yang dikelola oleh TB Silalahi Center ini menyimpan sejumlah koleksi budaya berupa artefak Batak, kata Ketua TB Silalahi Center, Masrina Silalahi, di Balige Jumat.

Masrina tidak menyebutkan siapa saja menteri yang diperkirakan bakal mendampingi Presiden Yudhoyono pada acara tersebut.

Sebelumnya, telah digelar rapat panitia di aula TB Silalahi Center, yang dihadiri Jendral (Purn) TB Silalahi, Plt Sekda Provinsi Sumut Hasiholan Silaen, Bupati Tobasa dan Wabup Tobasa, Wabup Dairi, Wabup Taput serta sejumlah pejabat dan pihak keamanan lainnya.

Dalam rapat itu, Plt Sekda Provsu Hasiholan Silaen menyebutkan rapat tersebut merupakan tindak lanjut rapat panitia yang dilaksanakan di istana 5 Januari lalu serta rapat teknis di kantor Gubernur Sumut di Medan.

Pelaksana Sekretaris Daerah Provisi (Sekdaprov) Sumut ini mengatakan, Presiden Yudhoyono dan rombongan direncanakan terbang langsung dari Jakarta ke Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.

Setelah itu, Presiden dan rombongan direncanakan melalui jalan darat menuju lokasi Museum Batak di Balige.

Secara teknis, Hasiholan Silaen juga mengingatkan agar perwakilan masyarakat yang menyambut Presiden Ydhoyono menggunakan pakaian adat masing-masing daerah.

Sedangkan pengamanan terhadap kunjungan Presiden Yudhoyono itu akan dikoordinasikan dengan Kodam I Bukit Barisan.

(KR-JRD/A041/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011