Ditjen Vokasi : Lulusan pendidikan vokasi jangan hanya andalkan ijazah

Ditjen Vokasi : Lulusan pendidikan vokasi jangan hanya andalkan ijazah

Tangkapan layar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto pada pembukaan "Bridges to the Future Online Job Fair & Workshop” di Jakarta, Senin (27/9/2021). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto mengatakan lulusan pendidikan vokasi, baik SMK maupun perguruan tinggi jangan hanya mengandalkan ijazah.

“Jangan hanya mengandalkan ijazah atau kompetensi teknis, tetapi harus dilengkapi dengan kompetensi nonteknis dan juga karakter,” ujar Wikan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Dia mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Plan Indonesia, yakni “Bridges to the Future Online Job Fair & Workshop” untuk menciptakan akses lapangan kerja bagi kaum muda pada 27-28 September 2021. Acara itu meliputi kegiatan webinar dan kesempatan job matching yang melibatkan 3.000 pencari kerja dan 60 perusahaan.

Baca juga: Menteri: Sertifikat kompetensi kerja jamin kualitas lulusan vokasi

“Acara ini bisa menjadi solusi untuk membantu SDM Indonesia agar dapat memberikan akses pekerjaan ke dunia profesional. Selain itu, juga dapat membantu mereka dengan kemampuan teknis dan nonteknis yang relevan, sehingga mereka lebih siap memasuki dunia kerja agar semakin link and match dengan kebutuhan kekinian yang terus berubah, tentunya dengan semangat merdeka belajar,” tambah dia.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan kerja sama antara Plan Indonesia dengan Ditjen Vokasi Kemendikbudristek. Kedua lembaga sepakat untuk mendukung terwujudnya pengembangan kapasitas, juga dukungan ketenagakerjaan bagi lulusan sekolah kejuruan atau pendidikan lanjutan.

Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia Dini Widiastuti mengatakan acara itu akan membantu memberikan peluang bagi anak muda untuk memasuki industri di masa pandemi COVID-19.

“Setelah membekali kaum muda dengan berbagai jenis pelatihan. Plan Indonesia berupaya mendorong kaum muda menuju sektor ketenagakerjaan melalui acara ini, kami berharap semakin banyak anak muda yang mendapatkan akses pekerjaan yang layak, setara, dan berdaya di tengah pandemi COVID-19,” kata Dini.

Baca juga: Kampus Merdeka Vokasi kurangi pengangguran lulusan SMK

Baca juga: Kemendikbud : Sertifikat kompetensi modal lulusan masuki dunia kerja


Para pencari kerja muda bisa terhubung dengan calon perusahaan pemberi kerja melalui Kormo Jobs, aplikasi penyalur kerja milik Google.

Aplikasi itu dapat membantu kaum muda mencari pekerjaan dan terhubung dengan penyalur kerja di tengah pandemi COVID-19. Saat ini, perusahaan semakin banyak memberikan lowongan kerja secara daring, baik itu melalui kegiatan job fair atau wawancara kerja jarak jauh.

Pewarta: Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemendikbudristek dorong eksplorasi rempah Indonesia semakin luas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar