Mulai besok, Bioskop CGV di Jawa-Bali jual makanan untuk pengunjung

Mulai besok, Bioskop CGV di Jawa-Bali jual makanan untuk pengunjung

Pengunjung duduk di kursi penonton bioskop CGV, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (16/9/2021). Sejumlah bioskop di Jakarta mulai beroperasi kembali di masa PPKM level 3 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

Jakarta (ANTARA) - Seluruh bioskop CGV di Jawa dan Bali mulai menjual makanan untuk para pengunjung pada Rabu (6/10).

"Sudah bisa menjual makanan, bukan per hari ini tapi besok. Kita mulai lakukan persiapan di seluruh bioskop CGV di Jawa-Bali," kata Public Relation and Corporate Communication CGV Marsya Gusman saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Menurut Marsya, langkah yang dilakukan pemerintah sangat positif lantaran memberi angin segar kepada pengusaha bioskop.

"Kita memang diberikan kepercayaan oleh pemerintah jadi ya kita coba 'deliver' dengan baik," kata Marsya.

Persiapan yang dilakukan di antaranya menyiapkan menu-menu makanan, sterilisasi beberapa tempat. Salah satunya wilayah dapur.
Pihaknya juga menjanjikan diskon makanan dan beberapa minuman untuk para pelanggan.

Baca juga: Pengunjung bioskop di Jakbar tidak harus telah divaksin dua kali
Baca juga: Anies: Aktivitas mal hingga bioskop di zona merah dihentikan sementara
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat meninjau bioskop XXI di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, Minggu (3/10/2021). ANTARA/HO-Kemenparekraf/am.
Marsya tetap mengimbau pengunjung untuk membeli makanan secara daring (online) untuk menghindari aktivitas pembelian secara langsung.

"Kita mengimbau membeli menggunakan 'online' walaupun di sana bisa membeli secara langsung dengan prokes," kata Marsya.

Walau demikian, Marsya masih akan meramu ketentuan terkait lokasi yang boleh dijadikan tempat untuk pengunjung makan. Karena itu, pihaknya belum bisa memastikan pengunjung bisa makan di dalam auditorium.

"Di peraturan itu kita masih meramu kembali, karena aturan yang ada itu di aula lobby ya. Tapi banyak orang yang mengira di auditoriumnya jadi ini masih dikaji lagi," kata dia.

Marsya berharap kebijakan ini dapat menarik perhatian pengunjung sehingga bioskop bisa kembali beraktivitas dengan normal seperti biasa.

Pewarta: Walda Marison
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bercerita secara anonim melalui Cerita Jakarta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar