Piala Thomas Uber

Fajar/Rian mengaku hanya fokus kumpulkan poin demi poin

Fajar/Rian mengaku hanya fokus kumpulkan poin demi poin

Arsip foto - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan rekannya Muhammad Rian Ardianto mengembalikan kok ke arah lawan senegaranya Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam babak semi final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pd.

Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku hanya fokus mengumpulkan poin demi poin selama melakoni laga penyisihan Grup A Piala Thomas melawan Thailand pada Senin malam WIB.

Dalam pertarungan yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Fajar/Rian yang kini berada di peringkat ketujuh dunia itu memetik kemenangan straight game 21-9, 21-12 atas pasangan baru Thailand Natthapat Trinkajee/Tanupat Viriyangkura dalam waktu 30 menit.

Fajar/Rian tampil di partai keempat. Saat itu, kedudukan Indonesia tertinggal sementara 1-2 dari tim Negeri Gajah Putih tersebut.

“Saat main tadi, kami tidak memikirkan soal posisi Indonesia yang tertinggal 1-2 dari Thailand. Kami hanya berpikir ingin main bagus dan maksimal, mengeluarkan yang terbaik saja, bisa mengumpulkan poin demi poin,” kata Rian dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Selasa dini hari.

Baca juga: Poin kemenangan dari Fajar/Rian bawa Indonesia susul Thailand 2-2

Fajar/Rian pun berjuang untuk terus bermain dengan kompak dan agresif selama pertandingan tersebut. Terbukti, lewat permainan cepat dan penuh variasi, Fajar/Rian mampu menyumbang angka kemenangan untuk Tim Merah Putih sekaligus mengimbangi Thailand 2-2.

“Tadi kami mainnya enak sekali, lepas, santai, jadi bisa keluar semua pola permainan kami. Kami juga berusaha supaya tetap kompak,” ujar Rian.

Sementara di mata Fajar, pasangan Thailand itu hanya bermain monoton. Mereka dinilai tidak banyak memiliki variasi serangan dan hanya mengandalkan power saja.

Baca juga: Shesar menangi laga penentu dan buat Indonesia kalahkan Thailand 3-2

Dengan pola seperti itu, Fajar/Rian mengaku lebih nyaman meladeni permainan lawan.

“Kami lebih nyaman saat menghadapi lawan tadi. Serangan-serangan kami juga lebih bervariasi, tidak selalu keras dan kencang. Bahkan kadang bisa menyilang, chop, dan kami bisa mengerem shuttlecock lawan," pungkas Fajar.

Tim Thomas Indonesia menutup laga penyisihan tersebut dengan skor kemenangan 3-2 atas Thailand.

Selain Fajar/Rian, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito juga ikut menyumbang angka untuk Indonesia.

Sementara dua pemain tunggal putra, yakni Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie berakhir dengan kekalahan.

Setelah Thailand, Tim Thomas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Taiwan pada laga penyisihan terakhir Grup A, Rabu, 13 Oktober, pukul 13.30 WIB.

Baca juga: Marcus/Kevin bersyukur bisa sumbang poin untuk Indonesia
Baca juga: Pelatih nilai permainan Ginting kurang berani
Baca juga: Jonatan Christie akui kurang sabar saat hadapi pemain Thailand


Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Strategi Fajar-Rian jelang Piala Sudirman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar