London (ANTARA News) - Sebanyak enam biro perjalanan pariwisata difasilitasi KBRI Moskow dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, ambil bagian dalam pameran wisata bahari dan pantai yang khusus memasarkan produk wisata terkait dengan laut di Golden Dolphin Moskow.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran yang berlangsung di ruangan prestise bersebelahan dengan Lapangan Merah Kremlin itu, adalah untuk yang pertama kalinya, ujar Penanggung Jawab Pensosbud dan Pendidikan KBRI Moskow M Aji Surya dalam keterangan persnya yang diterima ANTARA London, Jumat.

Dalam pameran Golden Dolphin yang digelar untuk kesembilan kalinya berlangsung dari 17 hingga 20 Pebruari 2011, Indonesia menjual keindahan resort serta jasa penyelaman di beberapa wilayah Indonesia.

Dubes RI, Hamid Awaludin menyambut baik keikutsertaan Indonesia dalam Golden Dolphin 2011 untuk yang pertama kali. Ia meminta Indonesia harus mulai berani melakukan penajaman promosi wisatanya.

Wisata pantai dan lautan harus dikedepankan karena Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. "Saya harap di masa datang lebih banyak lagi pengusaha dari berbagai daerah yang ikut dalam pameran seperti ini," ujarnya.

"Bayangkan, Mesir yang sedang dalam keadaan kurang stabil pun masih bisa mengirimkan wakilnya," katanya nenambahkan.

Sementara itu, Yos Amerta yang mewakili Lembeh Hills Resot, menyatakan, kehadirannya di Rusia didasari oleh sebuah perhitungan yang cukup matang.

Maraknya turis Rusia yang datang ke Indonesia dari tahun ke tahun harus dimanfaatkan oleh semua kalangan di seluruh wilayah Indonesia. "Kalau mereka menyukai pantai dan lautan, pastilah mereka juga akan datang ke Selat Lembeh," ujarnya optimistis.

Menurut Suprianda Ruru, penangung jawab pameran dari KBRI Moskow, setiap tahunnya, pameran diikuti sekitar 230 peserta dari 30 negara dengan sekitar 25 ribu pengunjung.

Indonesia yang terdiri lebih dari 17.000 pulau, memiliki keanekaragaman kehidupan bawah air. Selain Bali, tercatat lokasi-lokasi wisata bahari yang tersebar di seluruh Indonesia.

Taman Nasional Bunaken dan Selat Lembeh yang terletak di wilayah perairan Sulawesi Utara, merupakan beberapa contoh ekosistem laut tropis Indonesia dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang yang menjadi habitat berbagai macam keragaman species flora dan fauna laut.

Keindahan dan keragaman hayati di tempat-tempat tersebut tidak kalah dibandingkan dengan Great Barrier Reef di Australia, Laut Merah di Mesir dan Kepulauan Maladewa.

Pameran mengetengahkan hal-hal berhubungan dengan wisata air serta kegiatan penunjang rekreasi dan pariwisata bahari.

Dalam pameran itu juga dimeriahkan para perusahaan peralatan selam, perlengkapan foto bawah air, biro perjalanan bahari, kementerian pariwisata berbagai negara dan pelaku bisnis lainnya.

Peserta Indonesia dalam pameran di jantung Moskow tersebut antara lain Tasik Ria Resort and Tasik Divers Manado, Lembeh Hills Resort, Kungkungan Bay Resort, Tasik Divers Bali, Sekar Nusa Villas, dan Minahasa Lagoon. Selain Indonesia, dari Asia Tenggara tercatat Malaysia, Filipina dan Thailand yang juga ikut aktif berpameran.

Dalam catatan KBRI Moskow, jumlah wisatawan asal Rusia yang datang ke Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya bagi tujuan wilayah destinasi Bali dan sekitarnya.

Tercatat sekitar 66.839 turis Rusia mengunjungi Indonesia pada tahun 2009, melonjak menjadi 79.100 pada tahun 2010. Terjadi peningkatan 15 persen dalam setahun.(*)

(T.H-ZG/P004)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011