Melbourne sambut pengunjung yang telah divaksin dari Sydney

Melbourne sambut pengunjung yang telah divaksin dari Sydney

Warga duduk di halte trem di jalan pusat kota yang sebagian besar kosong pada hari pertama "lockdown", saat negara bagian Victoria berupaya mengekang penyebaran wabah COVID-19 di Melbourne, Australia (16/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Sandra Sanders/aww.

Sydney (ANTARA) - Perjalanan antarkota Sydney dan Melbourne mulai dibuka kembali pada Rabu bagi penduduk yang sudah divaksin penuh, di tengah pesatnya tingkat vaksinasi COVID-19.

Dengan tren penurunan kasus COVID-19 di New South Wales termasuk Sydney, penduduk akan diizinkan memasuki wilayah Victoria tanpa karantina untuk pertama kalinya setelah lockdown selama tiga bulan.

Sementara penduduk dari Melbourne yang akan mengunjungi Sydney harus menjalani dua minggu karantina di dalam rumah.

Infeksi harian di Negara Bagian Victoria naik menjadi 1.841 kasus pada Rabu dari 1.749 kasus sehari sebelumnya, sedangkan 283 total kasus dilaporkan di Negara Bagian New South Wales--menurun dibandingkan saat puncak pandemi pada September.

Baca juga: Vaksinasi naik, pembatasan di Sydney mungkin dilonggarkan lebih awal

Relaksasi aturan perbatasan diberlakukan menjelang Victoria mencabut lockdown di Melbourne yang merupakan ibu kota negara bagian itu pada Jumat (15/10) karena tingkat vaksinasi dosis ganda pada orang di atas 16 tahun mendekati 70 persen.

Lebih banyak pembatasan akan dilonggarkan ketika tingkat vaksinasi melewati 80 persen dan 90 persen.

Pada Jumat, sebanyak 5 juta penduduk Melbourne telah menjalani enam periode lockdown dengan total 262 hari secara kumulatif sejak Maret 2020.

Media Australia menyebut itu sebagai masa lockdown yang terlama di dunia, melebihi lockdown selama 234 hari di Buenos Aires.

Baca juga: Sydney dibuka lagi, Australia hidup bersama COVID-19

Australia telah menikmati kehidupan bebas COVID hampir sepanjang tahun ini sampai wabah Delta muncul di Sydney pada Juni. Wabah itu menyebar dengan cepat ke negara bagian tetangga Victoria.

Sementara negara bagian lain di Australia dinyatakan bebas COVID atau memiliki sangat sedikit kasus.

Sydney dan Canberra keluar dari pembatasan ketat selama berbulan-bulan minggu lalu setelah berlomba mencapai target vaksinasi.

Bahkan dengan wabah Delta, jumlah COVID-19 Australia jauh lebih rendah daripada banyak negara maju, dengan sekitar 149.000 kasus dan 1.577 kematian.

Sumber: Reuters

Baca juga: Sydney longgarkan banyak pembatasan COVID saat vaksinasi melejit
Baca juga: Mulai November pendatang asing di Sydney tak perlu karantina

Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Siswa sekolah Australia gembira pelajari kebudayaan Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar