Peparnas

Persiapan Peparnas XVI Papua cabang angkat berat sudah capai 95 persen

Persiapan Peparnas XVI Papua cabang angkat berat sudah capai 95 persen

Ketua panitia pelaksana (panpel) Peparnas Papua cabang olahraga angkat berat Parlindungan Simanjuntak ketika berada di Suni Garden Lake Hotel dan Resort, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (6/11/2021). (ANTARA/Aldi Sultan)

Kami tinggal pemasangan sistem pertandingan dan alat pertandingan di panggung
Jayapura (ANTARA) - Ketua panitia pelaksana (panpel) Parlindungan Simanjuntak mengatakan persiapan menjelang bergulirnya Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) cabang olahraga angkat berat sudah mencapai 95 persen pada Sabtu.
 
"Persiapan untuk hari Sabtu ini sudah 95 persen," ujar Parlindungan Simanjuntak di Suni Garden Lake Hotel & Resort, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu.
 
Menurut Parlindungan, saat ini pihaknya tinggal memasang beberapa alat yang nanti akan digunakan ketika pertandingan di tempat kompetisi angkat berat.

Baca juga: Mengenal cabang olahraga angkat berat di Peparnas Papua XVI
 
Selain itu, ia juga memastikan sudah ada fasilitas penunjang untuk para penyandang disabilitas yang disediakan dimulai dari tempat latihan hingga tempat bertanding.
 
"Kami tinggal pemasangan sistem pertandingan dan alat pertandingan di panggung," terang Parlindungan.
 
"Jadi di beberapa titik untuk menuju akses beberapa tempat pertandingan, akses untuk ruang pemanasan, akses untuk ruang latihan umum itu sudah ada ram-ram yang dibuat oleh PB," sambungnya.
 
Cabang olahraga Angkat Berat Peparnas XVI Papua 2021 akan mulai dipertandingan pada Senin (8/11) di Ballroom Suni Garden Lake Hotel dan Resort, Jayapura.
 
Dikutip dari technical handbook Peparnas, Kamis, pada cabang olahraga Angkat Berat, terdapat lima kategori kecacatan yang layak untuk mengikuti kompetisi dan terdapat 20 kelas dari putra serta putri.

Baca juga: Menko PMK berharap banyak rekor pecah di Peparnas Papua
Baca juga: Menpora optimistis Peparnas Papua lahirkan pebulu tangkis dunia

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar