Ketum Demokrat harap Panglima TNI baru makin sejahterakan prajurit

Ketum Demokrat harap Panglima TNI baru makin sejahterakan prajurit

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Semoga bisa terus mendorong transformasi TNI yang kuat kapasitas dan kapabilitasnya serta makin sejahtera prajuritnya.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap Panglima TNI yang baru makin menyejahterakan kehidupan prajurit.

Kesejahteraan prajurit, menurut AHY, merupakan salah satu aspek yang perlu jadi perhatian Panglima TNI baru.

"Semoga bisa terus mendorong transformasi TNI yang kuat kapasitas dan kapabilitasnya serta makin sejahtera prajuritnya," kata AHY kepada calon tunggal Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa sebagaimana dikutip dari siaran resmi DPP Partai Demokrat yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dalam siaran yang sama, AHY turut mengucapkan selamat kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa karena pencalonannya sebagai panglima telah disetujui oleh DPR RI.

"Selamat dan sukses untuk Jenderal Andika Perkasa yang telah ditetapkan dan mendapat persetujuan DPR RI untuk mengemban amanah sebagai panglima TNI," kata Ketua Umum Demokrat, sebagaimana juga diunggah di akun Twitter resminya @AgusYudhoyono, Selasa.

Rapat Paripurna DPR RI pada hari Senin (8/11) menyetujui pencalonan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI sebagaimana diusulkan oleh Presiden RI Joko Widodo kepada DPR RI pekan lalu.

Persetujuan itu diumumkan langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani pada Rapat Paripurna DPR RI.

Keputusan itu diambil oleh DPR RI setelah Andika Perkasa, calon tunggal panglima TNI yang akan menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR RI minggu lalu.

Dalam uji kepatutan itu, Andika memaparkan visi "TNI adalah Kita".

"Memang sangat singkat. Akan tetapi, justru di sini saya ingin masyarakat Indonesia dan internasional melihat TNI sebagai bagian dari mereka," kata Andika di hadapan anggota Komisi I DPR RI.

Sejauh ini, Presiden belum memberhentikan secara resmi Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

Hadi Tjahjanto, yang memasuki usia pensiun pada tanggal 8 November 2021, masih menjalani tugasnya sebagai Panglima TNI, antara lain memberi arahan-arahan kepada pasukan, memimpin serah terima jabatan, meninjau penanganan COVID-19 di daerah-daerah, sampai membantu Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan keamanan dan ketertiban di daerah-daerah yang akan menjadi lokasi acara skala internasional.

Baca juga: Panglima: TNI perlu tingkatkan kemampuan hadapi ancaman biologis

Baca juga: Mantan Kabais: Jabatan Wakil Panglima TNI tidak kuat dalam kebijakan

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Serda Miskel Korban Penembakan KKB dimakamkan Di Raja Ampat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar